Super Hotel JR Ikebukuro Nishiguchi Tokyo [Review]

Setelah dari Osaka, saya pindah ke Tokyo. Ini adalah kunjungan kali pertama saya ke sana. Sama seperti di Osaka, pemilihan tempat menginap juga cukup memusingkan. Pertanyaannya adalah, mau menginap di mana di Tokyo. Apakah di Shinjuku, Harajuku, Asakusa atau daerah lainnya. Setelah melakukan riset kecil-kecilan, saya memilih untuk menginap di daerah Ikebukuro saja. Pertimbangannya, harga hotel relatif lebih murah dibanding daerah seperti Shinjuku atau Ginza dan sebagai stasiun besar di sekitar Ikebukuro banyak atraksi tempat belanja dan juga banyak makanan halal di sekitar sini.

Baca lebih lanjut

Kartu SIM Prabayar untuk internet di Jepang

Berbeda dengan Indonesia di mana gampang sekali untuk membeli kartu SIM prabayar baik untuk tujuan menelpon dan SMS maupun untuk akses internet, di Jepang tidaklah demikian. Guna menyambut musim gugur tahun ini, saya merencanakan perjalanan selama 9 hari di Jepang. Setiap kali saya pergi ke luar negeri, salah satu persiapan penting adalah membeli SIM Card lokal yang terutama dipakai untuk koneksi internet selama berada di sana. Koneksi internet itu penting buat orang yang gampang nyasar seperti saya. Terpujilah pencipta google maps yang meminimalisir peluang saya buat nyasar. Ketika saya mengunjungi Singapore maupun Hong Kong, prosedur pembelian SIM card prabayar termasuk gampang. Di Singapore bisa dibeli di seven eleven, sementara di Hong Kong bisa dibeli di bandara.

Baca lebih lanjut

Cerita Gua Putri

Jalan menuju gua putri

Jalan menuju gua putri

Setelah nonton gerhana matahari di jembatan Ampera, perjalanan dilanjutkan menuju kota Baturaja. Kami tiba di sana malam hari dan langsung menuju hotel Bukit Indah Lestari. Setelah diberi makan malam ayam bakar, kami langsung tepar di kamar masing-masing. Keesokan paginya, setelah sarapan kami langsung menuju gua Putri. Gua Putri terletak di desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji. Perjalanan dari kota Baturaja ke sana ditempuh dalam waktu 45 menit.

Baca lebih lanjut

Cerita sang Pengelana

Jauh sebelum ada backpacker ataupun ribut-ribut antar traveler vs turis ataupun soal traveler pemula, di Sumatera Selatan sudah terkenal kisah tentang Serunting. Ya levelnya memang cuma keluyuran di Sumatera bagian selatan saja, tapi itu jaman dulu. Jaman belum ada motor jadi bisa kayak om Bolang yang keliling wilayah timur Indonesia pake motor. Sumatera Selatan itu luas banget, gak kebayang kalau naik kuda atau pun jalan kaki kayak Serunting ini.

Baca lebih lanjut

KA Kertalaya

Perjalalanan ke kampus Inderalaya bisa jadi sangat melelahkan. Karena jalan yang masih sempit dan volume kendaraan yang banyak, seringkali jarak 32 km dari kota Palembang ini bisa ditempuh berjam-jam. Banyak yang tidak tahu kalau ada alternatif lain kalau ingin ke Inderalaya dan bebas macet. Naik kereta api jurusan Kertapati-Inderalaya bisa menjadi salah satu pilihana kalau tidak mau terjebak macet berjam-jam lamanya.

Baca lebih lanjut

Tokyo Skipjack

Tokyo Skipjack merupakan salah satu restoran steak di Jakarta Selatan dan terletak di jalan Bulungan. Terletak di bagian depan supermarket Cosmo, tidak terlalu sulit untuk menemukan restoran ini. Selain meja yang terletak di bagian depan dan juga merangkap sebagai smoking room, pengunjung juga dapat makan di dalam Cosmo yang memiliki air-conditioner.

Baca lebih lanjut

Kebun Strawberi ‘Purba’ Segamit

Beberapa waktu yang lalu saya diajak ikut penelitian di daerah Semendo Darat Ulu. Jatah waktu buat penelitiannya cuma sekitar 10 hari.  Ternyata waktu yang dipakai buat penelitian dalam sehari paling sekitar sejam sampai dua jam, sisanya dipakai buat makan, tidur dan makan lagi mengecek kembali kuesioner yang sudah diedarkan. Tapi Segamit ini berada jauh di ujung dunia *mulai lebai*. Segamit sendiri berada sekitar delapan jam dari Palembang dan sekitar tiga jam dari Muara Enim. Daerahnya cantik dan setiap sudut kayaknya instagramable *halah*. Udaranya juga sejuk, ya mirip-mirip kalau sedang musim semi di Yurep sana. Macam pernah ke Yurep saja. Selama di sini, saya tidak pernah mandi sore padahal di rumah juga jarang mandi sore *ngaku* dan hampir tidak pernah berkeringat. Jadi menyesal ketika berangkat ke sini tidak membawa coat dan syal, jadinya kan bisa foto ala-ala sedang spring atau autumn di Yurep sana.

diedit, bisa cakep buat dipajang di instagram. #eh

diedit, bisa cakep buat dipajang di instagram. #eh

Baca lebih lanjut