Review Digital Airport Hotel Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Ketika saya hendak terbang ke Seoul akhir Oktober tahun lalu, saya sengaja memilih penerbangan pagi dari Palembang dan baru malamnya terbang ke Seoul. Pertimbangannya adalah karena penerbangan dari Palembang ke Jakarta tidak connecting dengan penerbangan dari Jakarta ke Seoul, jadi saya lebih memilih untuk menunggu di Jakarta saja. Penerbangan saya dari Palembang tiba jam 10.45 pagi sementara penerbangan saya dari Jakarta ke Seoul jam 21.00 malam. Ada waktu hampir 12 jam menunggu di bandara.

Daripada bengong di bandara, saya mencari lokasi untuk beristirahat, syukur-syukur bisa tidur sebentar. Saya akhirnya mencari hotel yang ada di dalam Terminal 3 sehingga saya tidak perlu repot untuk bolak-balik ke bandara. Di dalam terminal 3 sendiri ada setidaknya tiga hotel namun dua di antaranya harganya tidak masuk akal menurut saya. Membuang uang lebih dari sejuta untuk istirahat kurang dari 12 jam tentu tidak sesuai dengan semangat trip saya yang berprinsip semakin hemat semakin baik.

Satu-satunya hotel dengan harga yang paling masuk akal di Terminal 3 tentu saja Digital Airport Hotel. Di Agoda saya mendapatkan harga di bawah 300 ribu. Lumayan buat numpang tidur dan juga charge hp dan peralatan elektronik lain.

Setelah pesawat saya mendarat di terminal 3, saya langsung mengambil bagasi dan naik satu lantai ke Digital Airport Hotel yang bread di Lantai 1. Lokasinya cukup mudah dicari. Proses check in berjalan lancar. Seharusnya saya baru bisa check in jam 2 siang, tapi karena saya hanya enam jam di sana akhirnya saya diperbolehkan untuk check in duluan.

Deretan pod atau kamar di Digital Airport Hotel Terminal 3.

Untuk masuk ke dalam, resepsionis memberikan kartu akses. Untuk koper besar bisa dititipkan di resepsionis. Selain itu kita juga mendapatkan loker untuk menyimpan barang-barang berharga. Begitu masuk, akan terlihat deretan podnya. Untuk membuka dan mengunci pod digunakan kartu akses. Saya sempat membaca review yang mengeluhkan dia tidak bisa membuka pod dengan menggunakan kartu akses. Untungnya selama saya berada di sana kartu akses bisa digunakan dengan lancar.

Podnya terdiri dari dua tingkat. Tergantung resepsionis ditaruh di mana.

Ruangannya sendiri cukup untuk satu orang, tetapi mungkin ada orang yang tidak nyaman dengan ruangan yang terbatas. Fasilitas di dalamnya cukup lengkap, tersedia panel elektronik untuk AC, TV juga tersedia di dalam pod. Selain itu disediakan juga handuk dan air mineral.

Bagian dalam podnya
Bagian dalam podnya

Toilet dan kamar mandi tersedia di luar sehingga untuk menggunakan toilet harus menggunakan kartu akses. Selain itu mushola juga tersedia. Di beberapa review kamar mandinya mendapatkan nilai yang jelek. Menurut saya kebersihannya lumayan walaupun mungkin bisa ditingkatkan lagi.

Kamar mandi yang sesungguhnya merupakan fasilitas dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Saya sempat tertidur cukup lama, tetapi ketika saya sudah terbangun saya mendengar suara ibu-ibu yang sedang menelpon dan suaranya cukup kencang sehingga mengganggu kenyamanan tamu yang lain termasuk saya. Mungkin bisa jadi masukan buat pengelola agar bisa mengingatkan tamu untuk tidak terlalu berisik. Untung itu di siang hari, bagaimana kalau di malam hari di mana orang-orang perlu beristirahat.

Digital Airport Hotel di Terminal 3 cukup baik, namun kebersihan kamar mandi masih bisa ditingkatkan. Sayangnya, masih ada tamu yang berisik sehingga mengganggu kenyamanan tamu lain. Secara keseluruhan, hotel ini cukup memuaskan dan akan menjadi pilihan saya jika perlu menginap di bandara lagi.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.