Andromax R2, Handphone VoLTE dari Smartfren

Beberapa hari yang lalu saya mendapat kiriman dari Smartfren. Pada saat dibuka ternyata isinya adalah Andromax R2 buat direview. Sebelum nulis review, tentunya harus dicoba dulu dong ya. Dan setelah memakai hp ini selama beberapa hari, inilah review saya.

DSCF2554

Andromax R2

Baca lebih lanjut

Musi Jazz

Poster acaranya

Poster acaranya

Hari Sabtu 26 Maret, Kementerian Pariwisata dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel mengadakan Musi Jazz. Acara ini diadakan di pinggir sungai Musi sesuai dengan namanya, tepatnya di depan Benteng Kuto Besak Palembang. Bulan sebelumnya diadakan acara Musi Jazz juga tetapi di PSCC. Undangan yang disebar terbatas dan bintangnya juga bintang yang lebih sesuai dengan selera orang tua, jadinya yang datang lebih sedikit.

Baca lebih lanjut

Cerita Gerhana

Agak telat memang :mrgreen:, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Bukan begitu teman-teman?

Tanggal 9 Maret tadi sepertinya sebagian besar Indonesia tahu kalau ada gerhana matahari total yang melintasi beberapa wilayah di Indonesia. Saya termasuk yang beruntung karena kota tempat saya tinggal Palembang, menjadi wilayah pertama yang akan dilintasi gerhana matahari total ini. Ya, tinggal duduk manis di depan rumah buat nongkrongin mataharinya atau kalaupun tidak terlihat jelas tinggal ngesot ke lapangan deket rumah biar bisa ngelihat proses gerhana mataharinya. Sebenarnya tempat ideal buat melihat proses gerhana matahari total ini salah satunya di atas jembatan ampera. Cuma, saya agak alergi dengan keramaian. Membayangkan untuk berdiri berdesak-desakan demi menonton gerhana sama sekali tidak terlintas dalam pikiran saya. Mending tidur di rumah nonton dari depan rumah saja deh.

Baca lebih lanjut

Sarapan ala Palembang

Orang Palembang memiliki beragam pilihan untuk sarapan. Kalau mau sarapan biasa, tentu saja ada nasi goreng, nasi uduk ataupun bubur. Kalau malas bisa juga sarapan mie instan #halah. Ada juga yang sarapannya pempek sambil ngirup cuko. Selain macam-macam sarapan di atas, ada juga beberapa jenis sarapan yang biasa disantap orang Palembang di pagi hari.

 

Mi celor

 
Mi celor menjadi salah satu pilihan sarapan di Palembang. Mi celor dijual di banyak tempat di Palembang, tetapi yang populer tentu saja mi celor HM Syafei yang berada di pasar 26 Ilir. Kuah mi celor kental dan terbuat dari kaldu udang. Rasanya tentu saja enak, Indomie saja mengeluarkan varian mi instan mie celor. Kalau mengunjungi Palembang, cobalah sarapan mi celor.

 

Burgo, celimpungan, laksan, lakso dan ragit

 
Ragit merupakan makanan Palembang yang mendapat pengaruh dari India, bentuk ragit sendiri mirip dengan roti jala, kuahnya terbuat dari kari tetapi tidak terlalu kental. Celimpungan terbuat dari adonan pempek dan dibentuk bulat, adonan celimpungan direbus di dalam kuah santan. Burgo terbuat dari tepung beras yang didadar kemudian digulung. Lakso juga dibuat dari tepung beras dan dibentuk menyerupai mi. Kuah celimpungan, burgo dan lakso biasanya sama. Oleh karena itu,  trio makanan ini biasanya dijual bersamaan. Laksan juga terbuat dari adonan pempek, tapi berbeda dengan burgo, bentuk laksan biasanya oval panjang dan kemudian dipotong-potong. Kuahnya agak mirip dengan kuah makanan lain, cuma bedanya kuah laksan biasanya lebih pedas. 

Semua makanan ini enak, mungkin karena kuahnya terbuat dari santan. Tahu sendiri kan kalau santan merupakan kenikmatan dunia yang bisa berbuntut pada kolesterol *sigh*. Ragit, celimpungan, burgo, lakso dan laksa dapat dengan mudah ditemui di seantero Palembang. Dulu suka ada ibu-ibu yang keliling kampung menjajakan makanan ini sambil membawa panci berukuran besar. Karena kuahnya cuma satu macam jadi cukup membawa satu panci saja. 

Kalau tidak mau lama menunggu penjual keliling, sarapan semacam ini bisa dijumpai di sepanjang jalan Dr. M. Isa dan Pasar Kuto. Kami mencoba sarapan ini di warung Aba yang terletak di dekat pasar Kuto. Wajib dicoba kalau sedang berkunjung ke Palembang. 

Hidangan munggah ala Palembang

Biasanya ketika kita menghadiri undangan pernikahan di Palembang, hidangan disediakan dalam bentuk prasmanan atau juga bentuk chia tok. Padahal di Palembang sendiri ada tradisi munggah atau acara yang diadakan setelah akad nikah untuk menyambut keluarga dan tamu undangan.

Baca lebih lanjut

Sushi Tei

Akhirnya sushi tei membuka restoran pertamanya di Palembang. Tidak salah-salah, sushi tei membuka restoran yang berdiri sendiri dan tidak terletak di mall. Pemberitahuan kalau sushi tei bakal buka juga sudah lama tersebar, sayangnya karena proses pembuatan bangunan, pembukaan sushi tei tersalip oleh pembukaan ichiban sushi. Dan pada tanggal 23 Juli 2015, sushi tei membuka pintunya untuk publik. Lokasi sushi tei juga amat dekat dengan tempat saya biasa beredar sehingga buat ke sini tidak terlalu menyulitkan saya.

sushi bar

sushi bar

Baca lebih lanjut

Restoran River side

Tidak bisa dipungkiri, jembatan Ampera dan sungai Musi merupakan ikon Palembang yang paling terkenal. Kalau dulu daerah ini kotor dan kumuh, saat ini pinggiran sungai Musi terutama yang berada di dekat jembatan Ampera sudah tertata dengan cantik. River side merupakan salah satu rumah makan yang berada di pinggir sungai Musi dan menyajikan pemandangan jembatan Ampera.

Jembatan Ampera dari Riverside

Jembatan Ampera dari River side

Baca lebih lanjut

Ichiban Sushi

Sebagai pencinta sushi, adalah penting untuk mencoba semua restoran sushi yang baru buka di Palembang. Kabar tentang bukanya ichiban sushi ini sebenarnya sudah terdengar sejak pertengahan April. Tapi ditunggu-tunggu April berlalu ichibannya gak buka-buka juga. Setiap ke Palembang Icon saya selalu ke lantai 2 untuk memastikan kalau-kalau Ichiban sudah buka.

Di akhir Mei tadi penantian saya akhirnya terjawab *alakh*, ketika pagi-pagi saya melewati PI saya melihat beberapa karangan bunga yang memberikan selamat atas dibukanya ichiban sushi. Tanpa menunggu waktu lagi, hari itu juga saya bersama seorang teman meluncur ke sana untuk makan siang.

Baca lebih lanjut

Semua Bisa Menang di Tahapan BCA

Transaksi perbankan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. Coba aja deh, rata-rata orang sekarang sudah menggunakan kartu ATM. Apalagi sekarang semua transaksi pembayaran bisa dilakukan di bank. Yang mau kredit kendaraan ataupun rumah juga bisa melakukannya di bank. Saya sendiri memiliki rekening tabungan di beberapa bank guna mempermudah transaksi sehari-hari saya, salah satu rekening yang saya miliki berada di BCA. Jangan dikira isinya banyak ya, sehari-hari saldonya minimalis saja. Alasan saya menggunakan rekening BCA karena sebagai freelancer, banyak pembayaran yang dilakukan melalui BCA. Sebagian klien juga mintanya gitu sih. Mungkin karena rekening mereka juga berada di BCA. Jadi rekening saya banyak isinya kalau baru dapat pembayaran, untuk kemudian kosong lagi karena dipakai buat bayar macam-macam.

Baca lebih lanjut