Musi Jazz

Poster acaranya

Poster acaranya

Hari Sabtu 26 Maret, Kementerian Pariwisata dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel mengadakan Musi Jazz. Acara ini diadakan di pinggir sungai Musi sesuai dengan namanya, tepatnya di depan Benteng Kuto Besak Palembang. Bulan sebelumnya diadakan acara Musi Jazz juga tetapi di PSCC. Undangan yang disebar terbatas dan bintangnya juga bintang yang lebih sesuai dengan selera orang tua, jadinya yang datang lebih sedikit.

Continue reading

Sarapan ala Palembang

Orang Palembang memiliki beragam pilihan untuk sarapan. Kalau mau sarapan biasa, tentu saja ada nasi goreng, nasi uduk ataupun bubur. Kalau malas bisa juga sarapan mie instan #halah. Ada juga yang sarapannya pempek sambil ngirup cuko. Selain macam-macam sarapan di atas, ada juga beberapa jenis sarapan yang biasa disantap orang Palembang di pagi hari.

 

Mi celor

 
Mi celor menjadi salah satu pilihan sarapan di Palembang. Mi celor dijual di banyak tempat di Palembang, tetapi yang populer tentu saja mi celor HM Syafei yang berada di pasar 26 Ilir. Kuah mi celor kental dan terbuat dari kaldu udang. Rasanya tentu saja enak, Indomie saja mengeluarkan varian mi instan mie celor. Kalau mengunjungi Palembang, cobalah sarapan mi celor.

 

Burgo, celimpungan, laksan, lakso dan ragit

 
Ragit merupakan makanan Palembang yang mendapat pengaruh dari India, bentuk ragit sendiri mirip dengan roti jala, kuahnya terbuat dari kari tetapi tidak terlalu kental. Celimpungan terbuat dari adonan pempek dan dibentuk bulat, adonan celimpungan direbus di dalam kuah santan. Burgo terbuat dari tepung beras yang didadar kemudian digulung. Lakso juga dibuat dari tepung beras dan dibentuk menyerupai mi. Kuah celimpungan, burgo dan lakso biasanya sama. Oleh karena itu,  trio makanan ini biasanya dijual bersamaan. Laksan juga terbuat dari adonan pempek, tapi berbeda dengan burgo, bentuk laksan biasanya oval panjang dan kemudian dipotong-potong. Kuahnya agak mirip dengan kuah makanan lain, cuma bedanya kuah laksan biasanya lebih pedas. 

Semua makanan ini enak, mungkin karena kuahnya terbuat dari santan. Tahu sendiri kan kalau santan merupakan kenikmatan dunia yang bisa berbuntut pada kolesterol *sigh*. Ragit, celimpungan, burgo, lakso dan laksa dapat dengan mudah ditemui di seantero Palembang. Dulu suka ada ibu-ibu yang keliling kampung menjajakan makanan ini sambil membawa panci berukuran besar. Karena kuahnya cuma satu macam jadi cukup membawa satu panci saja. 

Kalau tidak mau lama menunggu penjual keliling, sarapan semacam ini bisa dijumpai di sepanjang jalan Dr. M. Isa dan Pasar Kuto. Kami mencoba sarapan ini di warung Aba yang terletak di dekat pasar Kuto. Wajib dicoba kalau sedang berkunjung ke Palembang. 

Teri Bajak dan Ekonomi Digital

Saya bertemu Windi Septia Dewi pemilik Teri Bajak Medan ketika X: Media Gathering di Belitung awal Desember lalu. Pada awalnya Windi ingin berwiraswasta tapi masih bingung mau berjualan apa. Setelah melakukan sedikit riset, Windi memutuskan untuk berjualan teri bajak melalui instagram. Dari instagram, penjualan teri bajak Medan terus berkembang sehingga Windi sekarang mempekerjakan orang untuk membuat teri bajak.

Continue reading

#XLMediaGathering Belitung Day 3

Lanjutan pos sebelumnya,

Pagi ini merupakan hari terakhir berada di Belitung, niat untuk mengejar sunrise lagi-lagi dibatalkan karena hujan deras yang mengguyur pagi hari. Pagi ini langsung check out dari hotel karena siangnya kami akan kembali ke kota masing-masing.

Kong Djie Coffee

Kong Djie Coffee

Continue reading

Sushi Tei

Akhirnya sushi tei membuka restoran pertamanya di Palembang. Tidak salah-salah, sushi tei membuka restoran yang berdiri sendiri dan tidak terletak di mall. Pemberitahuan kalau sushi tei bakal buka juga sudah lama tersebar, sayangnya karena proses pembuatan bangunan, pembukaan sushi tei tersalip oleh pembukaan ichiban sushi. Dan pada tanggal 23 Juli 2015, sushi tei membuka pintunya untuk publik. Lokasi sushi tei juga amat dekat dengan tempat saya biasa beredar sehingga buat ke sini tidak terlalu menyulitkan saya.

sushi bar

sushi bar

Continue reading

Restoran River side

Tidak bisa dipungkiri, jembatan Ampera dan sungai Musi merupakan ikon Palembang yang paling terkenal. Kalau dulu daerah ini kotor dan kumuh, saat ini pinggiran sungai Musi terutama yang berada di dekat jembatan Ampera sudah tertata dengan cantik. River side merupakan salah satu rumah makan yang berada di pinggir sungai Musi dan menyajikan pemandangan jembatan Ampera.

Jembatan Ampera dari Riverside

Jembatan Ampera dari River side

Continue reading

Semua Bisa Menang di Tahapan BCA

Transaksi perbankan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. Coba aja deh, rata-rata orang sekarang sudah menggunakan kartu ATM. Apalagi sekarang semua transaksi pembayaran bisa dilakukan di bank. Yang mau kredit kendaraan ataupun rumah juga bisa melakukannya di bank. Saya sendiri memiliki rekening tabungan di beberapa bank guna mempermudah transaksi sehari-hari saya, salah satu rekening yang saya miliki berada di BCA. Jangan dikira isinya banyak ya, sehari-hari saldonya minimalis saja. Alasan saya menggunakan rekening BCA karena sebagai freelancer, banyak pembayaran yang dilakukan melalui BCA. Sebagian klien juga mintanya gitu sih. Mungkin karena rekening mereka juga berada di BCA. Jadi rekening saya banyak isinya kalau baru dapat pembayaran, untuk kemudian kosong lagi karena dipakai buat bayar macam-macam.

Continue reading

Empat Tempat Makan Dimsum di Palembang

Dimsum merupakan salah satu makanan favorit saya. Sebenarnya dimsum biasa dimakan sebagai teman minum teh namun saya seringkali makan siang dengan dimsum. Tidak terlalu sulit untuk mencari dimsum di Palembang, di sini dimsum dapat dijumpai di banyak tempat. Kali ini saya akan memberikan daftar tempat untuk makan dimsum di Palembang. Harap diingat bahwa selain rekomendasi ini, masih banyak restoran yang menjual dimsum. Inilah tempat favorit saya untuk makan dimsum.

Baca juga: Enam Tempat Makan Dimsum di Palembang tahun 2019

Continue reading

Harvest Bar, Cafe and Resto

Dimsum, adalah salah satu makanan favorit saya. Jadi, adalah penting untuk menemukan dimsum yang murah dan enak di Palembang. Standar dimsum enak menurut saya sih tidak terlalu muluk, cuma dimsum halal yang saya temukan di Islamic Center di Wanchai sana. Iya deh, kelewat muluk. Tapi menurut saya dimsum yang enak ya seperti yang ada di sana. Tapi pergi ke sana kan agak susah dan mahal. Jadi perburuan mencari dimsum saya teruskan di Palembang sini. Harvest Resto yang berada di Hotel Classie ini merupakan salah satu tempat untuk makan dimsum yang enak di Palembang. Dulu ketika saya masih bersama komunitas malam senin di sini *I miss you guys!*, kami pernah makan di sini dan harus diakui kalau dimsumnya enak dan murah!

Continue reading