Sungguh, selama ini saya kira bunda adalah panggilan khusus dari mbak-mbak di beberapa ITC di Jakarta. saya tidak menyangka kalau panggilan semacam ini sudah menjalar masuk ke Palembang juga.
Sumpah, it’s really annoying :
“Bunda, mau es krimnya?”
“Bunda, kalau beli es krim ini gratis hadiahnya lho”
“Jadi beli es krimnya bunda?”
“Beli es krimnya cuma satu, bunda?”
Grrrrr….
Bukan karena saya belum punya anak lantas saya keberatan dipanggil bunda. selama ini kalau dipanggil ibu saya gak protes kok. cuma masalahnya, panggilan seperti itu, IMHO, terlalu sok akrab dan rasanya terlalu intim. rasanya saya ingin menanyakan, “Situ anak saya bukan? rasanya saya tidak punya anak kayak situ!” 👿 Lagipula, jika suatu saat saya punya anak, saya ingin dipanggil ibu saja.