#69 itikkecil dan bunda

Sungguh, selama ini saya kira bunda adalah panggilan khusus dari mbak-mbak di beberapa ITC di Jakarta. saya tidak menyangka kalau panggilan semacam ini sudah menjalar masuk ke Palembang juga.

Sumpah, it’s really annoying :
“Bunda, mau es krimnya?”
“Bunda, kalau beli es krim ini gratis hadiahnya lho”
“Jadi beli es krimnya bunda?”
“Beli es krimnya cuma satu, bunda?”
Grrrrr….

Bukan karena saya belum punya anak lantas saya keberatan dipanggil bunda. selama ini kalau dipanggil ibu saya gak protes kok. cuma masalahnya, panggilan seperti itu, IMHO, terlalu sok akrab dan rasanya terlalu intim. rasanya saya ingin menanyakan, “Situ anak saya bukan? rasanya saya tidak punya anak kayak situ!” 👿 Lagipula, jika suatu saat saya punya anak, saya ingin dipanggil ibu saja.

8 thoughts on “#69 itikkecil dan bunda

  1. aku baru tahu kalo disana mbak mbak yang jualan panggil pembeli bunda, soalnya kalo ditempatku kalo gak ibu yach teteh atau mbak, biasanya yang panggil bunda tuh bu guru di sekolah anakku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.