Rute dan rencana

Selama beberapa tahun ini, setiap hari saya mengambil rute yang sama untuk menuju ke kantor tempat saya bekerja. Saya lebih memilih untuk naik bis kota karena alasan penghematan dan saya juga tidak bisa naik motor.

Dan selama bertahun–tahun, saya mengambil bis kota dengan jurusan yang sama. setiap hari pula, saya melewati jalan yang sama, gedung-gedung yang sama sehingga saya tahu persis apa saja yang akan terjadi dan kapan saya akan turun. biasanya saya turun di tempat yang sama dan kalaupun bis kotanya gak berhenti di sana ya masih bisa jalan kaki walaupun agak jauh. begitulah…. bertahun-tahun saya terbiasa dengan rutinitas yang sama.

Continue reading

Musicademia

hari ini, atas kebaikan hati Dimas, saya beserta empat orang blogger wongkito lainnya berkesempatan untuk menonton konser musicademia yang diadakan oleh Twilite Orchestra bekerja sama dengan PT. HM Sampoerna dan Universitas Sriwijaya. Thanks to Dimas, kami mendapat id card untuk pers sehingga kami bisa dengan bebasnya masuk ke dalam. dan atas kisikan dari Dimas juga, kami berhasil mendapatkan tempat duduk paling depan. sungguh suatu lokasi yang strategis untuk menonton konser.

Dimas, saya, Lies dan Arie

Dimas, saya, Lies dan Arie

Continue reading

Saya tahu!!!!

Waktu kejadian : tadi pagi

lokasi : di rumah sendiri

saya sedang membaca tabloid gossip, sementara adik laki-laki saya yang ehm geek dan kuper kurang tahu informasi berada di samping saya.

tiba-tiba :

Si adik yang sok tahu (SAYST) : “Gila, Kris Dayanti kok mukanya jelek banget ya….” *volume suara super kencang*

Si kakak yang baik hati (SKYBH – asli maksa sih) : *bingung* *langsung melihat cover tabloid yang sedang dibaca* “Ini Cici Paramida….”

SAYST : “Oh iya” *tersipu malu* *melanjutkan aktivitasnya semula entah apa*

Tidak lama kemudian si kakak membaca tabloid gossip yang satunya lagi. Iye, saya rutin beli dua macam tabloid gossip tiap minggu 😳

SAYST *sambil menunjuk ke arah cover tabloid* : “Beneran lo kak, itu muka Kris Dayanti jelek banget….. eh, itu Kris Dayanti kan?” *suara agak melemah, tidak dengan penuh keyakinan seperti tadi*

SKYBH : *kembali melihat cover tabloid* “Ini… Ini Titi DJ dek….”

SKBYH : *mencari tabloid yang ada gambar KDnya* “Nah ini, KD. Kalo mau dicela, go ahead. sekali ini gak bakalan salah”

Tidak lama kemudian, sama-sama ngantri nunggu kamar mandi. Tivi ternyata sedang menayangkan infotainment.

SAYST : “Nah, itu pasti Reza (Artamevia). Itu Reza kan?” *dengan suara penuh kemenangan*

bisa menebak apa jawaban si kakak?

2

Hari ini, dua tahun yang lalu. saya memulai pencarian jati diri saya melalui blog *halah*

tidak terasa sudah dua tahun saya menulis di blog ini. bukan hanya menemukan jati diri, saya juga menemukan banyak pengalaman baru. mulai dari cara berargumen dengan baik dan benar dan juga akhirnya blog saya direview di majalah.

saat ini saya merasa menemukan apa yang disebut dengan writer’s block.

mulai dari banyaknya aktivitas lain termasuk bolak-baliik rumah sakit karena calon mertua sakit dan sebagai calon menantu yang baik tentu saja saya harus rajin menengok 😳 ditambah lagi dengan listrik di kantor yang bisa mati dua puluh kali lebih dalam sehari sungguh mematikan mood saya untuk menulis padahal banyak ide yang sebenarnya ingin saya tulis. ditambah lagi saya sudah berhenti menjadi bandwith hunter 😎

saya berharap di masa yang akan datang tidak akan ada lagi halangan-halangan yang membuat mood saya untuk menulis rontok. dan semoga ke depan listrik di kantor sudah pulih kembali sehingga saya bisa menulis lagi.

yeah… happy birthday itikkecil

PS : postingan terjadwal. saat ini saya tidak bisa konek internet.