11 Juni satu tahun yang lalu
Harusnya posting ini dibikin tanggal 11 Juni tadi. sayangnya pada tanggal itu saya sedang sibuk jalan-jalan ke puskesmas dan rumah sakit di daerah dan jauh dari internet.
11 Juni satu tahun yang lalu, postingan hello world dari wordpress saya mutilasi dengan semena-mena menjadi postingan berjudul I love you because you are not perfect. postingan yang ditujukan untuk belahan jiwa saya *terdengar suara muntah dari kejauhan*
Dan satu tahun setelah itu :
117 postingan, 4.762 komentar dan 28.268 kunjungan
lumayan untuk blog tentang curhat yang gak penting seperti blog ini.
Selama ini saya selalu merasa tidak punya ruang untuk diri saya sendiri. tapi di blog ini saya menemukan tempat yang tepat bagi saya untuk menuliskan apapun. di blog ini saya juga menemukan banyak teman. terima kasih untuk semua teman-teman yang setia berkomentar dan juga mau chatting dan meladeni pertanyaan konyol dan tidak penting dari saya. terima kasih juga buat semua teman-teman yang sudi kopdar dengan saya selama ini.
236
yeah….. 236 postingan dari gugel rider yang belum saya baca, 500 imel di account gmail saya, 1003 imel di account yahoomail saya. betapa banyak yang terlewatkan minggu ini.
Thanks buat komentarnya di postingan curhat saya yang tidak mutu itu… terutama buat akang ini atas komennya di sini. Tapi saya tidak apdet postingan bukan karena itu….. ya salah satu faktornya itu sih, tapi itu bukan soal utama.
Selama satu minggu terakhir saya harus bolak-balik ke rumah sakit karena ada orang-orang terdekat saya yang sakit. Akhirnya minggu ini giliran saya yang sakit flu berat. Jadi maafkan kalau saya belum sempat membalas komen yang masuk ke sini dan berkunjung ke blog teman-teman semua. Doakan semoga saya bisa blogwalking dan menulis postingan gak penting di sini.
Curhat of the day
Ada kategori baru di blog ini : curhat of the day menambah keyakinan saya kalau blog ini memang bener-bener blog yang gak penting.
Berkaitan dengan postingan saya yang terakhir, ada satu komen yang membuat saya benar-benar merasa ditabok dan akhirnya merenung. Komennya dari tante silly yang tercinta ini :
Anak kecil ini…..
Anak ini saya lihat ketika saya sedang antri di salah satu restoran cepat saji di sini. Tanpa bicara sepatah katapun, hanya meletakkan uang lecek senilai dua ribu rupiah dan meloncat-loncat.
Walaupun dia tampak terasing di sini, anak ini tetap punya keinginan untuk makan es krim di sini.
Ya, bagaimanapun juga dia tetap anak-anak.
update : berdasarkan petunjuk om edy, ukuran gambar saya perkecil.
Never Give Up, Never Forget
Malam ini saya akan menyalakan tiga lilin
dua lilin untuk Winda dan Tito yang sudah pergi
Lilin ini saya nyalakan untuk keberanian mereka bersuara dengan lantang mengakui keberadaan virus di tubuh mereka
untuk keberanian mereka yang terus berjuang sampai akhirnya maut merenggut mereka.
satu lilin lagi untuk semua teman-teman Sriwijaya Plus dan teman-teman lain yang masih berjuang melawan virus HIV di tubuh mereka.
Untuk mereka yang masih berjuang melawan stigma dan diskriminasi dalam hidup mereka
Lilin-lilin ini juga sebagai tanda kalau kami tidak pernah melupakan kalian.
Mari menyalakan lilin malam ini sebagai tanda kalau kita tidak melupakan semua orang yang terinfeksi virus HIV, masih berjuang melawan virus itu dan yang telah meninggalkan kita.
Anda juga dapat menyalakan lilin secara online di sini.
International AIDS candlelight memorial atau Malam Renungan AIDS Nusantara diadakan setiap minggu ketiga di bulan Mei sebagai peringatan untuk semua orang yang meninggal akibat AIDS.
Gambar dikopas dengan semena-mena dari sini
Sekali lancung
Bloger uzur pasti kenal dengan peribahasa ini “Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya”. Arti peribahasa ini (kalo gak salah) adalah sekali kita berbuat kesalahan (baca : berbohong) seterusnya kita tidak akan dipercaya lagi *mohon perbaikan dari pak Sawali kalau salah*.
Anggrek
Mulai tanggal 10-18 Mei ada acara Indonesian Orchid Exhibition di Kambang Iwak Palembang. Saya datang sabtu siang dengan tujuan untuk mengambil gambar anggrek yang bagus-bagus itu. sempat terhalang cegatan paspamres yang sehingga saya sempat gak bisa masuk dan hanya keliling-keliling di tempat yang tidak dijaga. untunglah tidak lama setelah itu rakyat jelata seperti saya diperbolehkan masuk melewati metal detector.
Jembatan Ampera
Sudah lama saya ingin mengabadikan gambar jembatan ini di waktu malam. sayangnya selama ini saya tidak punya kamera yang layak dan tidak pernah keluyuran ke daerah benteng kuto besak di malam hari. Ada beberapa foto yang saya ambil di siang hari pada saat saya iseng keluyuran ke daerah sini. sayangnya kualitas gambar tidak terlalu bagus mengingat kamera yang saya pakai waktu itu.
Skrinsyut Wongkito Blogger’s Day
sedikit teks, sedikit gambar
maaf tidak ditampilkan penuh karena ada gambar-gambar. Ada foto belahan jiwa saya *lirik yang menanyakan*


