#FN9JelajahMusi

Sebagai fotografer amatir saya hampir tidak pernah ikut kegiatan fotografi apapun. Hanya saja saya kebetulan kenal dengan beberapa orang penggiat fotografi jadi beberapa kali diajak untuk ikutan hunting. dan saya juga tidak aktif di fotografer.net meskipun bikin akun juga di sana hehehehe. Kebetulan saya beruntung bisa kenal bang Kristupa, salah seorang founder fotografer.net dan juga Nico Wijaya, salah seorang staff di fotografer.net. Dalam rangkat menyambut ulang tahun fotografer.net yang ke 9. mereka mengadakan acara #FN9JelajahMusi dengan bentuk hunting foto ke pulau Kemaro dan Kampung Kapiten.

Continue reading

stages I have to face when I lose my job

1. Grieving

Err.. di tahap ini biasanya saya sedih banget, kadang-kadang sampai nangis bombay. Yang dilakukan tiap hari adalah meratapi nasib dan curhat sambil nangis-nangis ke si pacar. di tahap ini juga saya tak sudi mampir atau sekadar lewat daerah kantor. terlalu menyakitkan buat saya 😦 Continue reading

#362 rumah

Ada yang mengatakan bahwa rumah adalah tempat di mana hatimu berada. Ketika saya sempat jalan-jalan untuk melihat kehidupan suku anak dalam, kami melihat sekumpulan rumah mereka yang sudah ditinggali. And it’s fascinating me how they honored the mother earth. Lihatlah rumah mereka ini, tidak ada bahan yang didapat dari merusak bumi. atap terbuat dari daun nipah, dindingnya terbuat dari kulit kayu. dan mereka juga tidak menggunakan paku. Sayangnya mereka meninggalkan tempat ini karena tidak suka dengan aktivitas manusia lain. terutama aktivitas kaum ehem kapitalis 😀

Continue reading

2011 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 33.000 times in 2011. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 12 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

#347 hari ini

Tadi pagi ada kelas Akademi berbagi Palembang bersama mas Endy Kurniawan. Kelasnya seru dan menarik. Untuk lebih lengkapnya lihat linimasa saya d twitter deh
*males nulis panjang lebar*.
Jadi intinya, daripada nabung di bank dan nilai uangnya tergerus inflasi, mendingan simpan dalam bentuk emas batangan atau dinar deh…

image

Peserta Akber Palembang bersama mas Endy Kurniawan

##335 Transmusi

Terhitung mulai hari ini tarif transmusi dinaikkan menjadi empat ribu rupiah. Bener-bener senin harga naik dah 🙂
Selaku pengguna transmusi yang kadang setia kadang tidak, mau tidak mau saya harus menerima kenaikan tarif ini.
Tapi sebagai konsumen tentu saja saya punya harapan tersendiri. Tarif naik tentunya harus dibarengi dengan perbaikan pelayanan. Tak usah jauh-jauh deh. Armada harus ditambah sehingga waktu tunggu antar bis semakin singkat jadi tidak ada penumpukan penumpang lagi. Dan kalau malam armada yang beroperasi ditambah dong. Karena pada malam harilah yang menurut saya parah. Sudah waktu tunggunya lama, penumpang juga berdesak-desakan di dalam transmusi.
Semoga setelah naik tarifnya pelayanannya juga semakin baik.

Wajah: Suku Anak Dalam

Selain memoto bunga dan makanan, sesungguhnya saya juga terobsesi memoto wajah orang. Selama perjalanan saya kemarin saya beruntung karena sempat mengunjungi komunitas anak dalam dan bisa mengabadikan wajah mereka, dengan seijin mereka tentunya. Ya… saya sadar foto-foto saya jauh dari sempurna. namanya juga masih belajar *ngeles* Continue reading