Wakaf sambil berasuransi? Bisa!

Apabila mendengar kata wakaf, biasanya terlintas di kepala banyak orang adalah donasi berupa masjid ataupun sekolah. Meskipun sebenarnya wakaf bisa berbentuk apa saja asalkan bisa bermanfaat untuk kepentingan orang banyak berbeda dengan infaq, sedekah ataupun zakat. Ketika berkesempatan ke Madinah, saya sempat mewakafkan Al Quran untuk ditaruh di masjid Nabawi, dengan harapan Al Quran yang diwakafkan itu bisa bermanfaat untuk pengunjung masjid Nabawi di masa yang akan datang.

Mengutip tulisan di sini, pada prinsipnya wakaf adalah menahan atau membekukan hak milik terhadap harta kita untuk suatu manfaat tertentu, biasanya untuk kepentingan umum. Harta yang diwakafkan tidak boleh habis dan tidak boleh dijual. Jadi selain mewakafkan tanah, bangunan atau benda tidak bergerak lainnya, wakaf juga bisa dilakukan dengan cara mewakafkan uang, logam mulia, surat berharga, kendaraan, Hak atas Kekayaan Intelektual, Hak Sewa, dan benda bergerak lain sesuai ketentuan syariah dan aturan Undang-undang pasal 16 ayat 3, UU No. 41 tahun 2004.

Pada hari Kamis (1/11/2018), saya beserta beberapa blogger diundang oleh Sun Life Financial Indonesia untuk berbagi informasi tentang bagaimana caranya agar kita bisa berwakaf sambil berasuransi. Sun Life Financial Indonesia merupakan perusahaan asuransi syariah pertama di Indonesia yang memiliki manfaat wakaf, sesuai dengan Fatwa DSN-MUI tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Syariah. Selain di ibu kota Provinsi, Sun Life juga memiliki kantor di kota lapis kedua seperti Baturaja dan Lubuk Linggau. Memungkinkan semakin banyak peserta asuransi yang berasal dari kota-kota tersebut.

Norman Nugraha – Chief of Sharia Business Sun Life Financial Indonesia

Pada kesempatan ini, Norman Nugraha, Chief of Sharia Business Sun Life Financial Indonesia berbagi tentang produk asuransi syariah dari Sun Life yang memungkinkan peserta asuransi untuk mewakafkan sebagian dari manfaat asuransi yang diterima. Sun Life Financial Indonesia telah meluncurkan produk asuransi Brilliance Hasanah Maxima.

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima

Dengan produk asuransi Brilliance Hasanah Maxima, peserta asuransi dapat menjalankan ibadah wakaf secara berkala. Ada pun batasan maksimal untuk diwakafkan adalah 45% dari santunan asuransi dan 30% dari manfaat asuransi dan polisnya sesuai dengan fatwa dari Dewan Syariah Nasional – MUI.

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima memiliki empat nilai lebih yaitu nilai kebaikan, nilai ibadah, sedekah jariyah dan wakafnya bermanfaat untuk pembangunan infrastruktur. Selain itu, berwakaf dengan asuransi Brilliance Hasanah Maxima memiliki tiga keuntungan pasti, yaitu pasti tanpa potongan apa pun, pasti aman dengan tenaga pemasar tersertifikasi waqf advisor dan pasti penyaluran dan penggunaan dana wakaf dengan bekerja sama dengan pengelola aset wakaf yang terpercaya.

Dalam mengelola penyaluran dana wakaf yang diterima. Sun Life bekerja sama dengan pengelola aset wakaf (nazhir) terpercaya seperti Badan Wakaf Indonesia, Dompet Dhuafa, Rumah Wakaf dan 174 lembaga yang terdaftar di Badan Wakaf Indonesia (BWI). Dana yang terhimpun akan disalurkan oleh nazhir ke berbagai sektor sosial yang membutuhkan, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan. Jadi dana wakaf dapat dimanfaatkan untuk pembangunan sekolah, rumah sakit maupun berbagai fasilitas publik lainnya.

Sementara produk asuransi Brilliance Hasanah Maxima memiliki empat manfaat yaitu:

  1. Manfaat meninggal, dalam artian 100% santunan kematian diberikan untuk resiko meninggal sebelum mencapai usia 100 tahun.
  2. Manfaat kecelakaan, yakni 100% santunan kematian untuk resiko akibat kecelakaan dan/atau kehilangan fungsi/organ anggota tumbuh dan organ pengeluaran.
  3. Manfaat investasi, akumulasi investasi yang terbentuk dari kontribusi yang diinvestasikan
  4. Manfaat bonus, bonus kontribusi sebesar 5% dari kontribusi asurasi berkala (KAB) Tahun pertama, dan bonus loyalitas sebesar 0,5%

Menurut Norman Nugraha, melalui produk asuransi Brilliance Hasanah Maxima ini, Sun Life ingin mengedukasi sekaligus membantu masyarakat agar dapat melaksanakan ibadah wakaf dengan pasti, kini dan nanti. Lebih pasti dengan tanpa potongan (100% langsung disalurkan) dan dukungan mitra nazhir terpercaya, dapat dilakukan sedini mungkin dengan dana wakaf yang langsung disalurkan sejak pembayaran kontribusi yang pertama dan untuk selanjutnya sesuai dengan frekuensi pembayaran kontribusi yang dipilih nasabah, serta membantu melaksanakan wasiat berwakaf atas manfaat asuransi dan investasi ketika nasabah meninggal dunia. Kini, tidak ada lagi alasan untuk menunda berwakaf karena lebih baik sekarang.

Dengan asuransi Brilliance Hasanah Maxima, kita tidak perlu menunggu sampai bisa mewakafkan tanah atau pun bangunan yang harganya sudah pasti mahal. Yakecuali kita crazryrichasians yang bersin aja langsung keluar duit. Cukup berasuransi, kita bisa mulai berwakaf mulai dari sekarang.

 

19 thoughts on “Wakaf sambil berasuransi? Bisa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.