Dear Dimas

loneliness


Dear Dimas,

Saya selalu merasa bahwa kamu adalah social butterfly, apalagi karena saya tahu kamu adalah salah satu moderator dari kopdarjakarta. salah satu komunitas paling gaul di Indonesia *eh*. Setiap kali mendengar berita tentang kamu, pasti kamu sedang berada di event ini, menghadiri event itu bahkan memenangkan undian ketika berada di event itu. Oleh karena itu saya mengambil kesimpulan, tidak sulit bagimu untuk membuat koneksi baru ketika kamu pindah ke tempat lain. Saya bahkan percaya kalau kamu akan membuat komunitas baru karena menurut saya Dimas adalah orang yang mudah berteman dengan orang lain.

Berbeda dengan teman-teman KopdarJakarta, saya tidak sering bertemu kamu sehingga ketika kamu memutuskan pindah ke Bangkok untuk mengejar impianmu rasanya saya tidak terlalu kehilangan. Toh, kontak kita masih berjalan seperti biasa, sahut-sahutan di twitter atau saya membaca blog kamu.

Karena itu, saya merasa bingung ketika membaca bahwa kamu lebih suka sendiri di Bangkok. Karena itu Dimas Novriandi, bukan saya yang terkadang kalau kumat memang lebih suka bengong sendirian.

Tetapi memang ada masa di mana kita ingin sendirian saja. menikmati kesepian di tengah keramaian yang mungkin bagi sebagian orang adalah hal yang aneh. Seperti katamu, kamu kesepian karena kehilangan Jakarta, kehilangan sahabat-sahabat dan keluargamu. Tak ada yang salah dengan memilih sendirian saja. Sayapun merindukan saat-saat sendiri saya. Karena sepertinya saya kehilangan keberanian untuk melakukan semua hal sendiri.

Nikmati kesendirianmu, karena seperti katamu ”Being alone, even lonely, is better than being together with wrong people”. tetapi kalau rasa rindu pada Jakarta sudah tak dapat ditahankan lagi, kembalilah!

6 thoughts on “Dear Dimas

  1. Terima kasih Kak Ira, daku menikmati kesendirian ataupun pertemuan singkat dengan teman-teman disini, tapi for sure, I miss my home town a lot! Thank you untuk tulisannya yang mengharukan :’)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s