Crazy Crab [closed]

Crazy Crab

Crazy Crab

Crazy crab terletak di lantai 3 Palembang Icon, mall paling hits di Palembang saat ini. Sesuai dengan namanya, restoran ini menjual menu kepiting. Berbeda dengan restoran lain yang menjual menu kepiting dan meletakkannya di piring saji, Crazy crab merasa cukup dengan memberi alas plastik di meja dan menaruh semuanya ke atas meja begitu saja. Biasanya saya makan sendirian di sini, jadi kalau membeli menu combo bag mereka yang legendaris itu, siapa yang mau membantu menghabiskan? *Alesan, padahal bokek*

Baca lebih lanjut

Pesona Warung Pindang Terapung

Pindang terapung di tepian Musi

Pindang terapung di tepian Musi

Sungai Musi merupakan urat nadi masyarakat Palembang. Meskipun masih banyak yang membelakangi sungai Musi dan buang sampah sembarangan, tetapi sungai Musi memegang peranan penting dalam kehidupan warga Palembang. Masih ada lho yang tinggal di rumah rakit yang ditambatkan di pinggir sungai Musi. Begitu juga dengan warung makanan. Di tepian sungai Musi, banyak warung makanan yang tertambat di pinggir sungai Musi.

Baca lebih lanjut

4G LTE Advanced, teknologi terbaru dari Smartfren

Saya adalah pengguna Smartfren sejak namanya masih Smart Telecom atau biasa disebut Smart saja. Produk pertama yang digunakan adalah modem EV-DO dari Smart. Selain itu saya pernah pake handphone smart zte x177 yang lucu buat dibawa ke mana-mana dan harganya murah. Tapi tidak bertahan lama sih. Akhirnya balik lagi ke handphone GSM yang selama ini dipakai.

Modem yang banyak berjasa buat ngeblog.

Modem yang banyak berjasa buat ngeblog.

Baca lebih lanjut

Steak Hotel by Holycow Palembang [Closed]

Holycow Radal sudah beberapa bulan buka di Palembang, tapi saya baru berkunjung ke sana seminggu yang lalu. Alasan utamanya karena lokasi Holycow ini jauh dari tempat saya biasa beredar. Ada sih Transmusi, tapi ya tetap aja jauh. Alasan lainnya, bokek cyiin.. *kismin*

Anyhoo, le BF sudah beberapa bulan ini janji mau ngajakin makan di sana tapi gak jadi-jadi terus. Giliran saya pengen, dia sudah kenyang. Giliran dia yang pengen, saya yang sudah makan duluan. Gitu aja terus bolak-balik. Nah, akhirnya kami sama-sama kelaparan pas hari minggu sore itu. Jadilah kami memutuskan makan sore menjelang malam di Holycow.

Baca lebih lanjut

Andromax R2, Handphone VoLTE dari Smartfren

Beberapa hari yang lalu saya mendapat kiriman dari Smartfren. Pada saat dibuka ternyata isinya adalah Andromax R2 buat direview. Sebelum nulis review, tentunya harus dicoba dulu dong ya. Dan setelah memakai hp ini selama beberapa hari, inilah review saya.

DSCF2554

Andromax R2

Baca lebih lanjut

Musi Jazz

Poster acaranya

Poster acaranya

Hari Sabtu 26 Maret, Kementerian Pariwisata dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel mengadakan Musi Jazz. Acara ini diadakan di pinggir sungai Musi sesuai dengan namanya, tepatnya di depan Benteng Kuto Besak Palembang. Bulan sebelumnya diadakan acara Musi Jazz juga tetapi di PSCC. Undangan yang disebar terbatas dan bintangnya juga bintang yang lebih sesuai dengan selera orang tua, jadinya yang datang lebih sedikit.

Baca lebih lanjut

Sarapan ala Palembang

Orang Palembang memiliki beragam pilihan untuk sarapan. Kalau mau sarapan biasa, tentu saja ada nasi goreng, nasi uduk ataupun bubur. Kalau malas bisa juga sarapan mie instan #halah. Ada juga yang sarapannya pempek sambil ngirup cuko. Selain macam-macam sarapan di atas, ada juga beberapa jenis sarapan yang biasa disantap orang Palembang di pagi hari.

 

Mi celor

 
Mi celor menjadi salah satu pilihan sarapan di Palembang. Mi celor dijual di banyak tempat di Palembang, tetapi yang populer tentu saja mi celor HM Syafei yang berada di pasar 26 Ilir. Kuah mi celor kental dan terbuat dari kaldu udang. Rasanya tentu saja enak, Indomie saja mengeluarkan varian mi instan mie celor. Kalau mengunjungi Palembang, cobalah sarapan mi celor.

 

Burgo, celimpungan, laksan, lakso dan ragit

 
Ragit merupakan makanan Palembang yang mendapat pengaruh dari India, bentuk ragit sendiri mirip dengan roti jala, kuahnya terbuat dari kari tetapi tidak terlalu kental. Celimpungan terbuat dari adonan pempek dan dibentuk bulat, adonan celimpungan direbus di dalam kuah santan. Burgo terbuat dari tepung beras yang didadar kemudian digulung. Lakso juga dibuat dari tepung beras dan dibentuk menyerupai mi. Kuah celimpungan, burgo dan lakso biasanya sama. Oleh karena itu,  trio makanan ini biasanya dijual bersamaan. Laksan juga terbuat dari adonan pempek, tapi berbeda dengan burgo, bentuk laksan biasanya oval panjang dan kemudian dipotong-potong. Kuahnya agak mirip dengan kuah makanan lain, cuma bedanya kuah laksan biasanya lebih pedas. 

Semua makanan ini enak, mungkin karena kuahnya terbuat dari santan. Tahu sendiri kan kalau santan merupakan kenikmatan dunia yang bisa berbuntut pada kolesterol *sigh*. Ragit, celimpungan, burgo, lakso dan laksa dapat dengan mudah ditemui di seantero Palembang. Dulu suka ada ibu-ibu yang keliling kampung menjajakan makanan ini sambil membawa panci berukuran besar. Karena kuahnya cuma satu macam jadi cukup membawa satu panci saja. 

Kalau tidak mau lama menunggu penjual keliling, sarapan semacam ini bisa dijumpai di sepanjang jalan Dr. M. Isa dan Pasar Kuto. Kami mencoba sarapan ini di warung Aba yang terletak di dekat pasar Kuto. Wajib dicoba kalau sedang berkunjung ke Palembang. 

Teri Bajak dan Ekonomi Digital

Saya bertemu Windi Septia Dewi pemilik Teri Bajak Medan ketika X: Media Gathering di Belitung awal Desember lalu. Pada awalnya Windi ingin berwiraswasta tapi masih bingung mau berjualan apa. Setelah melakukan sedikit riset, Windi memutuskan untuk berjualan teri bajak melalui instagram. Dari instagram, penjualan teri bajak Medan terus berkembang sehingga Windi sekarang mempekerjakan orang untuk membuat teri bajak.

Windi Setia Dewi di Mercusuar Pulau Lengkuas

Windi Septia Dewi di Mercusuar Pulau Lengkuas

Baca lebih lanjut

#XLMediaGathering Belitung Day 3

Lanjutan pos sebelumnya,

Pagi ini merupakan hari terakhir berada di Belitung, niat untuk mengejar sunrise lagi-lagi dibatalkan karena hujan deras yang mengguyur pagi hari. Pagi ini langsung check out dari hotel karena siangnya kami akan kembali ke kota masing-masing.

Kong Djie Coffee

Kong Djie Coffee

Baca lebih lanjut