#332 Arwah kuntilanak duyung

Iya. saya sedang kesepian. lagipula saya sutris karena banyak tugas minggu ini yang harusnya sudah selesai beberapa minggu yang lalu. jadi untuk merayakan selesainya tugas saya itu, hari ini saya memutuskan untuk menghibur diri sambil menonton arwah kuntilanak duyung. Sebagai bekal, saya memilih untuk ngemil buah salak setengah kilo biar sehat. daripada saya makan popcorn terus? Continue reading

#331 When you’re gone

Gantian aja deh. dulu aku yang keluyuran keluar kota. sekarang kamu. Anyway, cepet pulang ya sayang #eaaa. Karena seperti lagunya Bryan Adams ini, makan rasanya tak enak. mau melakukan apapun tak konsentrasi. tapi, tugas kuliahku sudah selesai kok. Pokoknya, cepet pulang ya… *dadah-dadah*

PS: Jangan lupa titipanku Continue reading

#326 Petualangan

image

image

Sedari kecil, saya amat suka membaca buku-buku karya Enid Blyton. Semuanya saya suka. Lima sekawan, pasukan mau tahu, sapta siaga, malory tower, si badung, st. Clare dan masih banyak lagi.
Akibat kecerobohan saya waktu kecil, buku-buku tersebut banyak yang hilang. Sementara saya adalah orang yang kalau mendadak teringat kalimat yang ada di suatu buku, saya akan membaca kembali buku itu. Jadi saya biasanya membaca lebih dari sekali setiap buku yang saya miliki atau saya pinjam sebelum dikembalikan, kecuali kalau tidak happy ending.
Ada beberapa buku yang akhirnya saya beli lebih dari satu kali.
Dan buku-buku Enid Blyton adalah beberapa buku yang akhirnya saya beli kembali. Kalau best seller seperti lima sekawan atau cerita asrama memang lebih gampang, tetapi untuk seri petualangan atau the adventure series sangat susah untuk dicari karena tidak diterbitkan lagi oleh gramedia. Saya bahkan membeli buku bekas seri petualangan ini.
Malam ini saya senang karena saya melihat seri ini sudah ada di gramedia. Jadi bisa koleksi lagi.
Buku karya Enid Blyton lain yang saya sukai adalah rumah beratap merah atau the family at red-roofs. Buku terbitan gramedia saya hilang jadi saya akhirnya membeli buku aslinya.
Tapi saya berharap semoga gramedia mau menerbitkan lagi buku anak-anak liar atau those dreadful children. Ya semoga buku-buku Enid Blyton diterbitkan kembali deh.

#321 hari ini

Naik perahu ke Bungkal.
Bertemu lagi dengan salah satu kepala Suku Anak Dalam.
Meratapi koneksi internet yang busuk. Koneksi internet Telkomsel tewas di Bayung Lencir. XL angin-anginan, kadang lancar kadang tidak. Sayangnya saya tak punya kartu indosat. Atau harusnya saya beli saja?
Malam ini saya memilih tidur sajalah, sepertinya saya terkena flu akibat berhujan-hujan kemarin. Akibatnya memang tugas kuliah terbengkalai, ya sudahlah review Karl Marx minggu depan saja saya kumpul. Semoga dosen saya berkenan.
Btw, setelah bolak-balik menelpon 116, akhirnya kartu halo saya bisa digunakan kembali. Silakan lo ya yang mau mengontak saya. *eh*

#295 Pengejar angin

Pengejar angin bercerita tentang seorang anak muda bernama Dapunta (Qausar) yang bercita-cita ingin kuliah. akan tetapi ayahnya yang seorang pimpinan komplotan bajing loncat tidak setuju dan ingin agar Dapunta mewarisi jabatannya sebagai pimpinan bajing loncat. Film ini menceritakan tentang perjuangan Dapunta untuk melanjutkan sekolahnya meskipun banyak halangan. Continue reading

#293 bagaimana membuat film horor yang laku di Indonesia : studi kasus Pacar Hantu Perawan

Gara-gara saya menulis review tentang film pacar hantu perawan, ketika membaca kabar bahwa Dewi Persik tersayang mendapat berlian karena kesuksesan film ini, seorang teman langsung men-cc-kannya ke saya. dan seorang teman lainnya melontarkan pertanyaan ini, “apa ukuran kesuksesan dari film pacar hantu perawan sampai DP mendapatkan berlian seharga satu milyar?” Continue reading