Silent treatment

“I don’t understand why women use the silent treatment on their men.
Noo, the silent treatment is not a punishment.
It’s a reward.
Wanna make him miserable?
Keep talking. Talk about your emotions, tell him you think you look fat, at your period…talk about cellulite, your future together, kids’ names,
KEEP TALKING.”

~ Whitney

Memorable love songs

Ada beberapa lagu yang memang mengingatkan saya pada  saat-saat saya naksir atau jatuh cinta dengan seseorang ketika remaja dulu. Dan semuanya tidak terbalas *pukpuk diri sendiri*. You may forget the person, but you will always remember the feeling. Mungkin saya tidak bisa mendeskripsikan perasaan secara tepat, tapi saat-saat itu adalah saat di mana ketika saya merasa bisa memenangkan dunia. Masa di mana ketika kebahagiaan itu terasa begitu sederhana. Melihat senyumnya (nya di sini banyak orang). Sekadar melihat atap rumahnya. Atau ketika tidak sengaja berpapasan di jalan. Masa ketika saya merasa bahagia tanpa harus merasa memiliki cinta yang terbalas, tanpa merasa cemburu atau ingin menguasai seseorang untuk diri sendiri. Masa ketika semua hal belum menjadi complicated. I miss those moments. Dan inilah beberapa lagu yang selalu membuat saya kembali ke masa-masa itu ketika saya memejamkan mata. Continue reading

Today

Tugas kelar dan gara-gara disuruh ngejelasin fenomena ayam kfc look alike yang dijual di kaki lima jadi melipir makan sore di kfc. Mihihihi. Tapi saya jadi mikir lo. Apakah saya memilih untuk makan di kfc karena saya menganggap itu sesuatu yang keren atau karena ingin saja. Dan rasanya saya makan di kfc karena ingin. Dan kalau karena ingin, apakah karena sudah terinternalisasi di dalam diri saya bahwa makan di kfc itu adalah sesuatu yang benar (mengingat bahwa kfc adalah junk food yang jelas-jelas tidak sehat). Tapi rasanya dulu sih alasan kenapa sering makan di kfc karena cuma mampu makan paket hemat yang termurah. Sekarang sih sudah males *lirik lingkar pinggang*. Saya sudah lupa kapan terakhir kali makan di kfc sebelum ini. Sekarang saya malah lebih suka makan di bebek slamet. Jadi apakah dengan saya makan di bebek slamet berarti saya melakukan penolakan terhadap penjajahan yang dilakukan kapitalis? #kusut
#yeahright #kusutbeneran
Yang jelas saya sering makan di bebek slamet karena tak ada yang bisa mengalahkan rasa sambel koreknya yang legen.. Wait for it.. Dary *niru barney*

Surat terbuka untuk KK Dheeraj

Sungguh, selama ini saya mengira bahwa anda tidak dapat berbuat lebih rendah daripada ketika anda memaksakan untuk memasukkan cerita kematian istri kakak Ipul ke dalam film anda Arwah Kuntilanak Duyung. Menghubung-hubungkan tol cipularang dengan kuntilanak duyung yang berumah di dalam laut tentulah perbuatan bodoh. Tapi ya sudahlah, kalau anda bilang ada hubungannya, apa boleh buat. Toh setiap orang punya pilihan untuk percaya atau tidak dan saya termasuk orang yang tidak percaya. Continue reading

Peka

Salah satu tragedi dalam kehidupan manusia menurut saya adalah ketika manusia itu tidak menyadari bahwa ia telah melukai orang lain. Bisa jadi dia tidak sadar atau bisa juga karena pada dasarnya ia hanya mempedulikan dirinya sendiri dan masa bodoh dengan perasaan orang lain.
Cobalah untuk sesekali melihat orang lain. Atau tempatkan diri di posisi orang lain, apakah kita akan terluka ketika orang lain melakukan hal yang sama terhadap kita. Karena ketika kita sadar bahwa kita telah melukai orang lain saat kita mendapatkan perlakuan yang sama maka rasanya itu sudah terlambat.
Kita? Elu aja kali ra