Saya bukan akan bercerita tentang ikan hiu. ini adalah cerita tentang film seri Shark yang berkisah tentang Sebastian Stark (James Woods) seorang pengacara Los Angeles narsistik, egomaniak dan karismatik yang mendapatkan julukan shark karena kekejamannya di ruang sidang. Stark menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Pembunuh yang jelas-jelas bersalahpun bisa dinyatakan tidak bersalah oleh juri jika dibela oleh Stark. Stark berubah ketika mendapati seorang klien yang dibelanya membunuh istrinya dalam waktu beberapa hari setelah dibebaskan dari dakwaan penyerangan terhadap istrinya.
Starkpun menyeberang kepada pihak lawan. Dia ditawari untuk memimpin unit kejahatan tingkat tinggi di Kejaksaan Los Angeles. Dan inilah yang sesungguhnya, IMHO, membuat cerita ini menjadi menarik. Sebastian Stark tetap menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan termasuk berbohong kepada hakim. Jika dulu Stark membela pihak yang bersalah sekarang ia berperan dalam menjebloskan pihak yang bersalah. Seperti di Indonesia, tekanan politik juga ditunjukkan di serial ini. beberapa kali walikota mencoba untuk mengintervensi jika ada kasus yang berhubungan dengan penyokong utama politik sang walikota. sounds familiar, eh?
Setiap kali menonton serial ini saya jadi berkhayal, andai saja ada pengacara di Indonesia yang bersedia menyeberang ke pihak yang berlawanan dan menghalalkan segala cara untuk menjebloskan koruptor ke penjara, mungkin saja kasus korupsi di Indonesia akan berkurang. tetapi mungkin saja saya cuma bermimpi. sayangnya serial ini cuma dibuat dua season saja π¦

