#23 itikkecil dan optimisme

Tak ada ide untuk postingan hari ini, saya akhirnya melirik ke sumber ini. dan topik hari ini adalah :

Are you an optimist, a pessimist, or something else?

Ok. Let’s see. what kind of people I am :D. Optimis adalah orang yang memandang hidup ini dengan positif dan pesimis adalah kebalikannya *eh*.

Bagaimana dengan saya? saya mungkin bukan keduanya. ada saatnya saya bisa yakin akan masa depan yang saya hadapi seperti di sini. ada juga masanya saya punya kekhawatiran tersendiri.

Sepertinya saya realistis. kalau saya yakin bisa saya akan menjadi orang yang optimis dan kalau saya merasa tidak bisa saya malah berubah menjadi orang yang pesimis. Tapi yang jelas, I can see the silver lining in the cloud. etapi itu berarti saya orang yang optimis ya… *halah, gak jelas banget*

#22 itikkecil dan WSDPA

Sebelumnya acara ini pernah saya tulis di sini. Dan setelah vakum sekian lama, kami dari komunitas blogger wongkito.net mengadakan acara ini kembali. Bukannya bermaksud riya tetapi ini adalah salah satu cara kami untuk mempertanggungjawabkan sumbangan dari teman-teman semua termasuk dari axis. By the way, WSDPA adalah Wongkito sehari di panti asuhan 😀 Continue reading

#20 itikkecil dan foto-fotonya

Mau mengakui diri sebagai fotografer rasanya kok tak pantas ya. soalnya saya memfoto kalau ingin dan sempat saja dan sampai sekarang tak ada niat untuk belajar fotografi secara serius. jadi kalau saya merasa itu indah saya foto. jadi indah di sini relatif. Indah menurut saya belum tentu indah menurut anda.

Enjoy these pictures : Continue reading

#14 itikkecil dan maaf

Kemarin saya memfotokopi beberapa dokumen yang penting. definisi penting di sini sih relatif. penting menurut saya belum tentu penting menurut anda. Kuesioner survey yang sudah diisi bisa jadi tak berarti apa-apa buat pengepul barang bekas dan bisa dinilai berdasarkan harga kiloan kertasnya. tetapi kuesioner itu berarti buat orang yang mengadakan survey karena respondennya berada jauh dari sini. Anyhoo… dokumen itu penting menurut saya.

Continue reading