Masih keliling untuk menemukan Suku Anak Dalam yang masih nomaden ke arah Sungai Badak. Sayangnya hanya menemukan bekas tempat tinggal mereka.
Akhirnya kami menuju Gelobak untuk ketemu dengan suku anak dalam yang sudah menetap.
Kalau cerita pemandu kami, SAD yang nomaden itu masih benar-benar terasing. Dan melihat sisa-sisa rumahnya memang kelihatan. Dindingnya dari kulit kayu sementara atapnya dari rumbia. Foto menyusul. Katanya juga kalau ada aktivitas manusia di dekat tempat tinggal mereka, mereka akan pindah menjauh atau masuk ke bagian hutan yang lebih dalam.
Sementara kalau yang kami temui di Gelobak sudah lebih maju. Mereka punya televisi dan parabola di rumah. Anak-anak mereka menggunakan hp dan naik motor ke mana-mana.
Monthly Archives: November 2011
#321 hari ini
Naik perahu ke Bungkal.
Bertemu lagi dengan salah satu kepala Suku Anak Dalam.
Meratapi koneksi internet yang busuk. Koneksi internet Telkomsel tewas di Bayung Lencir. XL angin-anginan, kadang lancar kadang tidak. Sayangnya saya tak punya kartu indosat. Atau harusnya saya beli saja?
Malam ini saya memilih tidur sajalah, sepertinya saya terkena flu akibat berhujan-hujan kemarin. Akibatnya memang tugas kuliah terbengkalai, ya sudahlah review Karl Marx minggu depan saja saya kumpul. Semoga dosen saya berkenan.
Btw, setelah bolak-balik menelpon 116, akhirnya kartu halo saya bisa digunakan kembali. Silakan lo ya yang mau mengontak saya. *eh*
#316 Penutupan SEA Games 26 2011
Sesuai dengan harapan, akhirnya kami pun mendapatkan tiket penutupan SEA Games. Karena baru tahu jam 2 siang, akhirnya saya bersama teman-teman wongkito yang lain terbirit-birit menuju ke Jakabaring untuk mengambil tiket sekalian masuk. tujuannya sih untuk memastikan untuk mendapatkan tempat duduk dan goodie bag, mengingat pengalaman pada saat pembukaan di mana saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri oknum volunteer yang malah ngembat goodie bag yang diperuntukkan bagi tamu. Continue reading
#311 Foto hari ini
#310 tentang mantan
Beberapa hari yang lalu, seseorang teman pernah curhat dengan saya. “mantankuh yang itu kan sudah punya pacar lagi. dan ternyata dia ngajak ketemuan ketika tahu aku juga hadir di resepsi pernikahan teman kami berdua. sebenarnya sih males buat ketemu. tapi nanti takutnya dikirain belum bisa move on.” Continue reading
#308 Wisma Atlet Jakabaring Sport City
Beberapa hari yang lalu saya akhirnya bisa melongok juga ke dalam wisma atlet ini. tentu saja saya senang mengingat sebenarnya saya tidak punya ID Card untuk dapat dengan leluasa masuk ke sini. karena saya kebetulan menemani keluarga atlet dari Filipina lah akhirnya saya bisa masuk ke sini. Continue reading
#307 Pembukaan SEA Games ke 26
Sebetulnya sih saya ingin menghadiri pembukaan SEA Games ini, tetapi mengingat harga tiketnya yang menurut saya mahal mending beli buku kuliah daripada beli tiket pembukaan yang harganya sekitar 500 rebu itu saya mengurungkan niat saya untuk menghadiri acara ini. kecuali gratis #sikap *eh* Continue reading
#303 Palembang siap?

satu hari lagi
#300 Obor SEA Games 2011
Dari jam lima pagi, saya dan beberapa anak-anak wongkito lainnya sudah bersiap-siap untuk menyambut kedatangan Obor SEA Games yang berasal dari Mrapen dan sudah dibawa berkeliling Indonesia. Dan ternyata kapal Tunas Wisesa 03 yang membawa obor baru tiba jam 7 pagi. Meskipun demikian, kami tetap menanti dengan sabar #eaaa. Saya sedang malas menulis panjang lebar. jadi saya akan membuatnya menjadi pictorial saja.
#295 Pengejar angin
Pengejar angin bercerita tentang seorang anak muda bernama Dapunta (Qausar) yang bercita-cita ingin kuliah. akan tetapi ayahnya yang seorang pimpinan komplotan bajing loncat tidak setuju dan ingin agar Dapunta mewarisi jabatannya sebagai pimpinan bajing loncat. Film ini menceritakan tentang perjuangan Dapunta untuk melanjutkan sekolahnya meskipun banyak halangan. Continue reading

