Sandal

sandal jepit

tak perlu dibahas soal kaki saya yang mungkin perlu dirawat itu. dan soal sandal yang berbeda warna ini. yang jelas saya tidak salah memakai sandal.

jumlah orang tak dikenal yang menegur secara terang-terangan dan mengatakan kalau saya memakai sandal yang salah : 1 orang

jumlah orang tak dikenal yang berbalik hanya untuk mengamati sandal saya : tak terhitung

jumlah orang tak dikenal yang senyum-senyum melihat saya memakai sandal ini : tak terhitung

orang yang membujuk saya untuk berhenti memakai sandal ini dan membelikan sandal baru : pacar saya

si pacar : ngapain sih pake sandal itu.
saya : gak punya sandal yang lain
si pacar : nanti dibeliin sandal baru. tapi sandal itu gak usah dipake lagi ya…
saya : *matre mode on* kalo gitu, minta beliin sandal jepit billabong saja *gaya manis manja yang najis*
si pacar : ya sudah, nanti sandal jepitnya tak tulisin billabong *pelit mode on*
saya : yah…

Karena saya gagal mendapatkan sandal jepit billabong yang baru. saya tetap setia memakai sandal itu.

Sekarang si pacar sedang jalan-jalan ke Jakarta dan mengabarkan melalui SMS kalau sedang jalan-jalan ke senayan city.

saya via SMS : sandal jepit punyaku itu dijual di senayan city loo..
si pacar via SMS : sandal? itu untuk orang gila! sarap!
nah lo…
saya via SMS : jadi sayang, aku memang gila dan sarap. tapi kamu masih mau dengan aku yang gila dan sarap ini. berarti kamu kan sarap juga…

hening. tak ada balasan.

52 thoughts on “Sandal

  1. laaahhh… kok kita sama2 posting ttg sandal jepit, sih? XD
    btw, kemarin nemu baju yg warna sebelah kanan sama kirinya beda.
    trus cowo ku usul, kalo make baju itu, pake sandal yg kanan-kirinya beda warna jg. =))

  2. @neng Ika
    yang sarap cuma yang nulis sama pacarnya kok πŸ˜†

    @jensen
    saya sih gak pernah peduli walaupun diperhatikan orang banyak

    @christin
    pingsan atau speechless

    @Juminten
    iya ya, kok bisa samaan…

    @Chic
    sekarang lagi jalan-jalan ke Dufan *siul-siul*

    @iromanda
    terima kasih…

  3. @mas stein
    nggak ndeso… cuma saya saja yang agak sarap ajaib…

    @TamaGo
    mungkin juga… saya gak tahu yang mendesain siapa…

    @Takodok
    eh… anu… itu…. jari kaki saya memang panjang-panjang 😳

    @farid
    πŸ˜†

    @Erma
    wah… jadi pengen mbeli lagi…

  4. pertama liat waktu Mbak Ira pake di acara WSDPA, tapi ga heran, udah pernah liat yg emang beda kanan kirinya. Kayanya kalo dipake ke mesjid, ga bakal ilang nih sendal πŸ˜€

  5. pesan moralnya lebih saya tangkap di bagian orang-orang tak dikenal yang diam saja, memandang, dan mengingatkan. Hahaha.

    Kesimpulan: manusia lebih suka melihat daripada langsung bertindak πŸ™‚

    salam kenal ^_~

  6. hahahaha. saya juga pernah punya sendal yg kayak gitu, tapi ungu ijo.
    dan reaksinya juga sama.
    tp biarin aja toh..

    kan unik. yg penting si pemakai merasa santai2 aja dan ga ngerugiin org lain.

  7. hohoho. kalo kudu positive thinking, saya bakal berpikiran kalo mbak ira tipe setia. soalnya pacarnya memakai sandal yang selen: item di kiri dan merah di kanan. kalian kan berpasangan :”>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.