Rapex, kondom anti perkosaan

dari milis ini :

disebutin di Afrika Selatan akan diperkenalkan kondom anti perkosaan rapex. tapi kayaknya gak cocok buat orang yang belum menikah :mrgreen:

Tujuan kondom ini adalah untuk mencegah perkosaan, di mana kondom tersebut menjepit p*nis penyerang, melukai dan membuatnya tidak berdaya.
Alat ini berbentuk kantong dari latex yang diberi duri-duri logam mikroskopis yang menuju ke dalam, dan dipakai oleh seorang wanita dalam v*g*nanya seperti tampon. Apabila ia diserang dan mencoba memperkosa si pengguna lewat v*g*na, p*nisnya akan memasuki kantong latex tersebut dan tertusuk duri-duri, menyebabkan rasa sakit dan (diharapkan) memberi waktu untuk si korban melarikan diri. Kondom ini akan tetap melekat pada tubuh si penyerang dan hanya dapat dicabut dengan operasi kecil, dan dengan demikian akan terpaksa memanggil rumah sakit dan polisi.

Kondom ini sudah mulai dijual dengan harga 1 rand atau sekitar 14 sen. Penemu kondom ini adalah Sonette Ehlers, eks teknisi medis yang dapat ide setelah mendengar salah seorang korban perkosaan yang trauma dan mengatakan “If only I had teeth down there.”

rapex

gambar dan berita didapat dari sini

Ide yang bagus, tapi kalo aku mikirnya repot bener….. Dan sayang aja, mecahin kep*r*wanan dengan rapex πŸ˜€

 

63 thoughts on “Rapex, kondom anti perkosaan

  1. @Chiwi
    itu dia….. kayaknya kurang kerjaan….. dan repot…. πŸ˜€

    @Mihael “D.B.” Ellinsworth
    hihihi….. yang pasti sakit… didalemnya kan ada duri-duri logam
    bayangin gimana rasanya kalo kena :mrgreen:

  2. @sikabayan

    Apabila ia diserang dan mencoba memperkosa si pengguna lewat v*g*na, p*nisnya akan memasuki kantong latex tersebut dan tertusuk duri-duri, menyebabkan rasa sakit dan (diharapkan) memberi waktu untuk si korban melarikan diri. Kondom ini akan tetap melekat pada tubuh si penyerang dan hanya dapat dicabut dengan operasi kecil, dan dengan demikian akan terpaksa memanggil rumah sakit dan polisi.

    :mrgreen:

  3. non, kayaknya gak perlu ‘bintang-bintang’ deh. tulis apa aja apa adanya. vagina ya tulis aja vagina, penis ya penis aja. ini kan bahasa ilmiahnya memang gitu? bukan porno tohhh?? well, just a thought πŸ˜€

  4. pemerkosa itu bukan manusia

    :mrgreen:
    Tingkah lakunya memang bukan manusia, Mbak… Tapi yah, semoga ada teknologi anti-pemerkosaan yang lain, yang tidak terlalu ‘serem’ seperti yang ini πŸ˜€

  5. @mina
    bukan mirip lagi, memang sama πŸ˜€
    tapi swear, saya gak pernah baca postingan itu. kalaupun baca pasti (paling tidak) akan saya link atau malah postingan yang ini gak akan dibuat.

    @venus
    soalnya takut kalo ada yang nyari mesum-mesum gitu di mbah gugle nanti masuk ke blog ini mbok….. πŸ˜€

    @Neo Forty-Nine
    sukur deh kalo gitu

    @sezsy
    teknologi…. gak juga…. sama kayak kondom biasa cuma di dalamnya ada duri-duri logam.

    @suandana
    sepakat, kelakuannya tidak seperti manusia. memang menurut saya ini juga bikin repot saja…..

  6. @itikkecil: bukan menuduh kamu niru kok. kan dapetnya juga sama2 dari situs lain. aku cuma mau pasang link aja, promosi hohoho… salam kenal juga.

  7. Malah membahayakan wanita

    Namun Chantal Cooper dari kelompok Krisis Perkosaan menolak alat baru itu.

    Ia mengatakan produk itu hanya akan menarik keuntungan dengan menggunakan kekawatiran wanita.

    Ia menambahkan, langkah itu akan membuat resiko yang dihadapi wanita semakin besar.

    Kelompok pegiat perempuan di Afrika Selatan menyatakan keraguannya atas peluncuran satu produk yang dipasarkan sebagai alat anti perkosaan.

    Chantal Cooper
    Kita bisa bayangkan apa yang akan terjadi. Maksud saya, bagi seorang pria, alat tersebut cukup menakutkan, dan reaksi pertama pria yang bersangkutan adalah marah dan akan menyerang wanita.” kata Cooper.

    “Jadi jelas, alat itu akan meningkatkan kekerasan, dan meningkatkan resiko wanita menjadi sasaran pembunuhan dengan keadaan seperti itu.

    “Langkah ini jelas bukan satu penyelesaian dan bukan merupakan alat untuk mencegah perkosaan.” tambah Cooper lagi.

    Sumber: http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2005/06/050612_antirapesw.shtml

  8. susah juga ya udah ribet bisa memperbesar resiko kekerasan pula. ada solusi lain gitu? per definisi sih, perkosaan tidak akan terjadi jika kedua belah pihak suka sama suka dan sama-sama mau menikmatinya. yang terakhir ini jatuhnya jadi pasal zina, bukan perkosaan.

    * kabur *

Leave a reply to sikabayan Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.