Walaupun saya tidak suka, faktanya saya tetap belanja di sana. Ini adalah beberapa alasannya :
- Orang yang mengantri di kasir khusus keranjang dengan membawa tiga sampai empat keranjang. Menurut saya, konsep kenapa ada kasir khusus keranjang adalah untuk mempercepat proses pembayaran karena biasanya yang dibawa di keranjang itu sedikit.
- Orang yang menaruh barang belanjaannya di meja kasir walaupun belum gilirannya untuk melakukan pembayaran. Ini adalah contoh orang-orang yang tidak sabar. Padahal kalau sabar menunggu, akan ada saatnya orang di depannya melakukan pembayaran dan itu adalah saat yang tepat untuk menaruh barang belanjaannya. Kalau memaksakan diri ada kemungkinan barang belanjaan akan tercampur dengan milik orang lain. berdasarkan pengalaman saya, gak ada bedanya antara menaruh barang belanjaan pada saat masih ada barang milik orang di depan kita ataupun pada saat orang di depan kita melakukan pembayaran (yang berarti tidak ada barang lagi).
- Orang yang membayar dengan kartu di tempat yang khusus untuk orang yang membayar dengan uang tunaI. Ini gak perlu dijelasin lagi rasanya.
- Orang yang membawa troli dan berhenti di tengah jalan dan membuat orang lain tidak bisa lewat. kalo menghadapi orang seperti ini rasanya jadi pengen bilang, di sini bukan jalan milik elo kalee…
- Orang yang dengan tidak tahu malunya menyerobot antrian kasir yang panjangnya gila-gilaan. I mean, setiap orang juga pengen cepet. tapi bukan berarti lantas tidak menghargai orang yang sudah mengantri lebih lama.
Ada yang mau nambahin?



