Itikkecil dan peluang usaha terbarunya

Ada satu peluang usaha yang sepertinya akan laris kalau dijalankan *nyengir kuda gak jelas*

Bagaimana kalau seandainya kita membuka biro perjalanan yang mengkhususkan diri pada wisata bencana. toh sepertinya bencana pasti selalu ada. dan sepertinya orang indonesia suka sekali sekadar bertandang ke tempat yang tertimpa bencana. bukan untuk menolong tentunya… tapi lebih sekadar melihat-lihat…

Tapi Ra, kan bisa mengganggu proses evakuasi atau pencarian korban…

ow, tentunya bisa disiasati dengan cara berpura-pura menolong padahal cuma sekadar foto-foto di sana…. Dan tempat berkunjung pasti selalu ada… ke Jombang, melihat siapa tahu ada korban Ponari lagi yang tewas pas sedang antri… atau ke Sidoarjo, sekadar melihat lumpur lapindo yang hanya Tuhanlah yang tahu kapan lumpur itu berhenti mengalir… atau yang terbaru, ke Situ Gintung…..

*bertanya-tanya, ini sudah cukup sarkastis belum*

62 thoughts on “Itikkecil dan peluang usaha terbarunya

  1. yang datang liat2 di situ gintung itu jane punya perasaan apa enggak sih? cuz kok kayaknya mereka cuman pengen tau tapi blas ndak ada perhatian gimana gitu,, terus itu yang parpol2 juga malah sibuk kampanye sekalian disitu ..

  2. Sekedar mau kasih gambaran. Kalo di Porong itu, mau liat lumpur dari atas tanggul sih bisa-bisa aja, cukup bayar ojek Rp 10ribu. Kalo mau nambah Rp 5ribu udah dapet bonus foto polaroid langsung jadi di tempat. Pasalnya tempat pemandangan di atas tanggul itu panas buanget, akan lebih baik kalo dibangun semacam gazebo ber-AC gitu, supaya turis bisa “menikmati pemandangan” dengan nyaman. Memang perlu dukungan investasi pariwisata yang baik, tapi saya yakin prospeknya akan cerah, coz lumpur Lapindo ini nampaknya masih akan panjang umurnya, jadi mudah-mudahan bisa jadi sumber “devisa” dan “retribusi” buat pemerintah kabupaten setempat pada umumnya, dan lebih baik lagi sumber bisnis yang menguntungkan buat para investor khususnya..

    Ini ide saya buat lumpur Porong, kalo mau dijiplak buat Situ Gintung ya silakan..

  3. Masuk akal. Sebaiknya Pemda lebih cekatan untuk segera meraup retribusi dari wisatawan yang masuk.
    Nanti jangan dikorupsi semua, sisakan sedikit untuk membantu para korban. Terutama yang agak vokal, supaya tidak berisik.

  4. Lho, belum pernah mendengar teori konspirasi Biro-biro perjalanan di Indonesia?

    Menurut salah satu situs, Ikatan Biro Perjalanan Indonesia (IBPI) berada di balik bencana alam di Indonesia. Porong? Wah, itu sih tinggal bayar Lapindo untuk melakukan penambangan ilegal. Tanggul Situ Gintung? Gak ada yang melihat dua orang yang mencurigakan di sekitar tanggul pada saat kejadian bukan?

    Siapa yang menaruh batu agar bisa ditemukan Ponari? IBPI di belakang semuanya.

  5. Kenapa tidak buka tujuan Gaza, Sudan, Afganistan dan daerah konflik sekalian?

    Sebelum berangkat, tandatangan bersedia menanggung resiko apapun dulu, kaya pas mau latdas mapala dulu…

  6. @ika
    saya juga gak tau, mereka masih punya perasaan atau enggak…

    @Vicky
    ternyata peluangnya besar ya….
    *tambah lebar nyengir kudanya*

    @Kimi
    yang kayak posting ini?
    *ngarep*

    @Takodok!
    yiukk maree…

    @jensen99
    astopilulo…
    keterlaluan sekali kamu!!!!
    eh, tapi saya nanti jadi tour guidenya ya…

    @Guh
    oh iya…. yang vokal itu harus diajak kerjasama… biar gak ribut…

    @Koko
    😆
    baru tahu saya… tapi saya gak terlibat lo… suer…

    @Mansup
    anooo…. itu wilayah perang atau bencana? saya cuma membatasi wilayah bencana saja…. kalo perang, mungkin ada pihak lain yang berminat?

  7. Hmmm coba cek di facebook. Pasti ada yg mengupdated foto2 terbaru hasil wisata bencana… Juga fb mgkn penuh dgn org2 yg gonta ganti status sehabis wisata ke Situ..

  8. @Goop
    itu yang membuat saya jengkel Goop, mereka itu punya perasaan gak sih? bukannya menolong malah merepotkan orang yang sedang tertimpa bencana

    @ekaria27
    makanya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin

    @Ade
    *ngakak guling-guling*
    yak… di sebelah kiri adalah rumah yang duluan roboh….

    @almascatie
    memangnya itu neraka Mas?

    @dana
    jangan-jangan dana juga ikutan piknik ke sana
    *curiga*

    @Juminten
    saya terpikir terus sih, makanya akhirnya saya tulis

    @mas stein
    sekarang sudah gak jelas beda antara tragedi dan komedi

    @zee
    i condemn them!!!

  9. wah ide bagus tik, bagaimana kalo sekalian ditambah dengan Jasa mengurus jenasah korban, dari menyediakan kain kafan, bunga tabur sampai prosesi pemakaman, berikut jasa mendoakan? 😆

  10. Hahaha… jadi ingat obrolan semalam teman yang dekat lokasi bendungan jebol di Jakarta sana. Katanya, pemda di sana malah sibuk lempar tanggung-jawab, dan para caleg yang sibuk kampanye datang buat foto-foto utk melengkapi kesucian profil di kampanye kali ini 😆

    Bagus itu… menganjurkan pemda2 se-Indonesia ini utk buka wisata musibah 😆

  11. @Tgk. Alex
    kan lumayan Lex, buat jadi tambahan pendapatan daerah

    @bodrox
    mau join? bagoosss :mrgreen:

    @kishandono
    entahlah, saya kalau marah atau risau memang jadinya sarkastis…

  12. Pingback: Akhir Maret 2009 « JenSen99’s Weblog

  13. @Artha
    atau dua-duanya???

    @edy
    yeah… betul-betul luar biasa!!!!

    @omiyan
    oiatentusaja

    @dwiprayogo
    makanya bisnis ini pasti untung

    @jendral abee
    :mrgreen:

    @emyou
    pasti akan ada bencana lainnya Pha…

    @fickry
    saya memang kejam kok
    *kalem*

    @iromanda
    itu mah tugasnya pemerintah Van….
    *ditimpuk orang banyak*

    @biyung nana
    mau dibikin dulu Na….

    @warm
    mau berapa persen om???

  14. sepertinya bakal g terlalu laris mbak,
    yg tingkahnya begituan kan rata2 orang berpendidikan agak rendah.

    *sekedar pengamatan dari pengalaman menjadi relawan gempa jogja selama 2 bulan*

  15. @anung
    tapi kan… tapi kan…. lihat saja di tipi… banyak sekali orang yang datang demi untuk melihat lokasi bencana… ada yang kemaren cerita ke saya kalau ada satu bis pariwisata yang isinya ibu-ibu berkerudung yang datang juga ke sana….

    @Raffaell
    hus!!!!

    @Ndaru
    ah kalo jadi SAR saya maunya serius, gak mau sekadar piknik

Leave a reply to mas stein Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.