#8 itikkecil dan sekolah gratis

Selama ini saya beranggapan kalau untuk sekolah di tingkat SD dan SMP semuanya gratis. CMIIW. Apalagi di provinsi ini ada program sekolah gratis sampai SMA. jadi seharusnya tidak ada alasan lagi bagi anak-anak untuk putus sekolah. Tapi itu anggapan saya šŸ˜€

Sampai pada akhir tahun kemarin saya diajak salah satu LSM yang selama ini peduli dengan anak-anak untuk mengkonseling anak-anak yang putus sekolah. Saya terkejut. ternyata masih ada juga ya anak-anak yang putus sekolah walaupun semuanya katanya sudah digratiskan pemerintah. Dugaan awal saya adalah pasti mereka semua putus sekolah karena alasan ekonomi, karena orangtuanya tidak mampu untuk membiayai sekolah anaknya. tapikan katanya sekolah gratis šŸ˜€

Continue reading

Dicari : Pemimpin Peduli

Penularan HIV di Indonesia sudah memasuki tahapan baru. Kalau selama ini, kelompok berisiko seperti PSK, waria, pengguna jarum suntik dan pengguna PSK yang dianggap sebagai kelompok yang memberikan kontribusi terbesar pada kasus HIV di Indonesia; ada kecenderungan kasus HIV juga sudah terjadi di populasi umum seperti ibu rumah tangga dan balita.

Sampai dengan Desember 2001, jumlah kasusĀ AIDS di Indonesia baru mencapaiĀ 671 kasus. Tetapi, lihatlah data kasus bulan Juli – September 2007 saja ada 695 kasus, dan total kasus AIDS sudah mencapai angka 10384 kasus! Dalam waktu kurang dari sepuluh tahun, kasus yang terjadi sudah bertambah menjadi lebih dari sepuluh kali lipat. Dan ada kecenderungan terjadinya percepatan kenaikan kasus.

Kenapa bisa seperti ini?

SepertiĀ dalam tulisan saya terdahulu, Ā sebagian besar danaĀ penanggulangan HIV dan AIDS ditanggung oleh donor dan negara asing.Ā Akibatnya program penanggulangan HIV tergantung pada selera donor. Apa yang terjadi setelah donor pergi? Bayangin, ada donor saja jumlah kasus sudah naiknya sepuluh kali lipat lebih. Bagaimana kalau donor pada cabut ya?

Selain itu, penyangkalan juga penyebab kenapa kasus AIDS semakin banyak.

Oh, kami orang-orang yang beragama. Jadi gak mungkinlah kena AIDS

Di sini anaknya baek-baek semua, gak mungkin nyuntik

Para PSK sudah dibersihkan dari sini. Jadi kami sudah bebas dari AIDS

Untuk menyelesaikan masalah, kita harus mengakui kita punya masalah. Bagaimana mau menekan penularan HIV kalau, ada pengguna jarum suntik di sana tapi dibilang gak ada. Ada PSK yang berkeliaran di jalan dibilang tidak ada. Ada bapak-bapak yang suka jajan ke PSK dibilang alim semua. Padahal kalau semakin cepat mereka tahu status mereka, semakin bagus. Konselornya bisa mendorong mereka untuk mengurangi perilaku berisiko, syukur-syukur kalau bisa berhenti. Dan mereka tidak bisa menularkan ke orang lain. Jadi kasus AIDS tidak akan bertambah.

Jadi yang kita butuhkan adalah pemimpin yang :

  1. Mau memobilisasi dana untuk penanggulangan AIDS, jadi kita tidak perlu ngemis-ngemis lagi ke donor.

  2. Mau mengakui masalah yang ada di daerahnya. Jadi kalau ada PSK ataupun waria, katakan saja ada. Jadi program pencegahan dapat dilakukan.

  3. Punya program yang jelas untuk menangani soal AIDS ini.

Masih banyak lagi sebenernya. Mungkin ada yang mau nambahin? Maklum, lagi males mikir :mrgreen:

Terakhir, kepada semuanya. Selamat Hari AIDS Internasional.