Mama cake

Saya selalu suka dengan film-film yang bertema roadtrip dan mama cake merupakan salah satu film dengan tema ini.
Rakha diminta oleh papanya untuk membelikan brownies mama cake dan harus dibeli di toko pusatnya yang berada di Bandung. Ditemani oleh Rio dan Willy, maka Rakha pun berangkat ke Bandung dengan menggunakan mobil untuk membeli brownies itu. Tugas yang sepele sesungguhnya. Namun ternyata banyak halangan yang menghadang sehingga tugas sepele ini terhambat.
Tema utama film ini menurut saya adalah pertobatan. Bahwa untuk menjadi orang yang baik itu tidak perlu sampai tua dulu. Dan tidak perlu ikut arus sehingga terseret perbuatan yang negatif karena khawatir dicap tidak gahol. Atau memaksakan diri buat punya pacar agar tidak dibully karena jomblo.
Terima kasih buat falcon pictures dan wongkito buat tiket gratisnya hari ini.

Mama cake: 3.5/5

Viva Enid Blyton

My favorite writer during my childhood was Enid Blyton. Malory towers, st. Claire’s, the famous five, the adventure series and many more. I’ve just bought one of five find-outers or pasukan mau tahu ‘the mistery of the pantomime cat’. And reading the book remind me of my childhood. Fatty, Bets, Buster and Mr. Goon.
Viva Enid Blyton!
*back reading the book again*.

image

Move on lagi

Sesungguhnya move on itu memang indah teorinya. Tapi faktanya bisa berbeda karena move bukan hanya tentang aku-sudah-punya-pengganti-kamu-bye-bye tapi move on juga tentang memaafkan. Bagaimana bisa move on secara penuh kalau masih diingat selalu meskipun dengan kebencian.
Ada masa saya tidak bisa move on dalam waktu yang lama karena meskipun saya sudah punya pacar lagi tapi ternyata saya masih punya hasrat untuk menabok mantan pacar *ehem* and it took time. A long time to move on and accept the reality.
Oleh karena itu, belum bisa move on? Santai saja, take you time to move on and time will heal. Someday you will realize that you already forgive your ex long time ago.

Talkshow

Pagi ini saya bersama Nike menghadiri undangan untuk menjadi narasumber di acara talkshow Halo Palembang di PalTV. Topik hari ini adalah blogger di Palembang. Yang terpenting adalah saya menyampaikan agar blogger di Palembang dapat menggunakan blognya sebagai sarana untuk memberikan informasi yang positif.

image

kami pada saat diwawancarai.

Move on

Twit salah seorang teman saya tadi siang menanyakan kenapa orang yang putus cepet-cepetan move on. Apakah karena pada saat pacaran tidak benar-benar sayang.
On my point of view, tiap orang berbeda-beda. Ada yang bisa larut dalam kesedihan setelah putus. Ada juga yang realistis. Sesedih apapun, life must go on. Jadi setelah putus adalah saatnya untuk move on.
Jadi move on adalah soal hati, bukan soal sayang atau tidak tetapi lebih bagaimana orang menghadapi kenyataan hidup.

Red Velvet

Biar dianggap hipster oleh Alyak, setelah mencoba rainbow cake saya mencoba kue red velvet juga dong. Katanya red velvet yang enak itu di Arista Hotel. Tapi mengingat harganya yang tidak ramah di kantong. sekitar Rp 50 ribu untuk satu potong red velvet, are you kidding? Saya cari alternatif lain yang lebih ramah di kantong. Continue reading

Love Sonnet XLV

Don’t go far off, not even for a day, because–
because–I don’t know how to say it: a day is long
and I will be waiting for you, as in an empty station
when the trains are parked off somewhere else, asleep.

Don’t leave me, even for an hour, because
then the little drops of anguish will all run together,
the smoke that roams looking for a home will drift into me, choking my lost heart.

Oh, may your silhouette never dissolve on the beach;
may your eyelids never flutter into the empty distance.
Don’t leave me for a second, my dearest,

because in that moment you’ll have gone so far
I’ll wander mazily over all the earth, asking,
Will you come back? Will you leave me here, dying?

Pablo Neruda