Kebun Strawberi ‘Purba’ Segamit

Beberapa waktu yang lalu saya diajak ikut penelitian di daerah Semendo Darat Ulu. Jatah waktu buat penelitiannya cuma sekitar 10 hari.  Ternyata waktu yang dipakai buat penelitian dalam sehari paling sekitar sejam sampai dua jam, sisanya dipakai buat makan, tidur dan makan lagi mengecek kembali kuesioner yang sudah diedarkan. Tapi Segamit ini berada jauh di ujung dunia *mulai lebai*. Segamit sendiri berada sekitar delapan jam dari Palembang dan sekitar tiga jam dari Muara Enim. Daerahnya cantik dan setiap sudut kayaknya instagramable *halah*. Udaranya juga sejuk, ya mirip-mirip kalau sedang musim semi di Yurep sana. Macam pernah ke Yurep saja. Selama di sini, saya tidak pernah mandi sore padahal di rumah juga jarang mandi sore *ngaku* dan hampir tidak pernah berkeringat. Jadi menyesal ketika berangkat ke sini tidak membawa coat dan syal, jadinya kan bisa foto ala-ala sedang spring atau autumn di Yurep sana.

diedit, bisa cakep buat dipajang di instagram. #eh

diedit, bisa cakep buat dipajang di instagram. #eh

Meskipun daerahnya cantik, kalau soal perteleponan hanya satu opsel yang berjaya di sana, lainnya tewas. Itupun koneksi internetnya paling banter hanya sampai di E. Jadi lupakan mau browsing-browsing ataupun skype-an. Tapi kalaupun bosan dan mati gaya di rumah saja, desa ini menawarkan beberapa tempat buat jalan-jalan dan foto-foto buat ditaruh di instagram kalaupun koneksi internet sudah ok lagi. Makanya ketika beberapa teman memberi kabar gembira kalau di sini ada kebun strawberi yang bisa didatangi, kesempatan ini tentu tidak kami sia-siakan.

Kebun strawberi Purba terletak di daerah kebun kopi di desa Segamit. Jadi agak jauh dengan perumahan penduduk. kebun ini terletak di daerah perbukitan dan dikelilingi kebun kopi.

kebun kopi yang mengelilingi kebun strawberi ini.

kebun kopi yang mengelilingi kebun strawberi ini.

Kebun ini merupakan satu-satunya kebun strawberi yang berada di sini, berada di ketinggian lebih dari 1000 dpl membuat daerah ini sejuk sehingga strawberi juga bisa tumbuh dengan baik di sini. Setiap orang yang masuk ke kebun ini dikenai biaya 5000 rupiah. mereka juga menjual strawberi, dengan harga 5000 per kotak kecil dan 40 ribu per kilogramnya. Kalau melihat cara mereka merawat kebunnya, tentu kita akan menyadari bahwa mereka tidak main-main dengan kebun ini. Ternyata mereka memang menjadi mitra binaan salah satu bank pemerintah. Pengelola kebun ini juga dikirim untuk belajar bertani strawberi di Taiwan selama dua minggu. Bayangin, bisa jalan-jalan ke Taiwan dari bikin kebun seperti ini. *kemudian iri*

Meskipun namanya Purba, tapi pengelolanya bukan orang Batak. tetap jeme semende. #eh

Meskipun namanya Purba, tapi pengelolanya bukan orang Batak. tetap jeme semende. #eh

strawberi ini tinggal dipetik. sayangnya cuma boleh foto-foto. strawberinya gak boleh diambil. pesanan orang katanya.

strawberi ini tinggal dipetik. sayangnya cuma boleh foto-foto. strawberinya gak boleh diambil. pesanan orang katanya.

segini 50 rebu ajaa... btw, separuhnya abis dimakan sendirian itu.. *ngaku*

segini 50 rebu ajaa… btw, separuhnya abis dimakan sendirian itu.. *ngaku*

kebun strawberinya. rapi kan..

kebun strawberinya. rapi kan..

viewnya kece...

viewnya kece…

lihat pemandaangan kayak gini memang bikin adem... asal jangan lama-lama aja di sini.

lihat pemandaangan kayak gini memang bikin adem… asal jangan lama-lama aja di sini.

kebun strawberinya berada di daerah perbukitan. jadi dari kejauhan terlihat bukit barisan.

kebun strawberinya berada di daerah perbukitan. jadi dari kejauhan terlihat bukit barisan. kalau gak ada kabut.

Kalau sedang berada di daerah ini, agrowisata kebun strawberi Purba ini bisa jadi pilihan buat didatangi. Saya pun jadi kangen dengan Segamit. Agar tidak kecewa, sebelum datang bisa bikin janji dulu dengan empunya kebun. Begitu juga kalau ingin membeli strawberi, mereka menerapkan prinsip, first come, first serve. Jadi kalau strawberinya abis ya udah. gak ada lagi yang bisa dibeli.

Kebun Strawberi Purba
Desa Segamit Kecamatan Semendo Darat Ulu
Muara Enim, Sumatera Selatan
HP: 085367468192

16 thoughts on “Kebun Strawberi ‘Purba’ Segamit

  1. Halo Mbak Ira…..:)
    Strawberry yang segitu banyak 50 ribu bikin iri aja. Dijakarta ini segala mahal. Strawberry yang organik sekotak kecil bisa 26 ribu. Eh, tapi dulu ada sih yang suka jualan di jembatan busway sekotak kecil harga 10 ribu.
    Tempatnya kayanya dingin banget ya mbak, jadi keingetan sama Berastagi di Medan.

    • Gak usah Jakarta deh, di Palembang strawberi juga harganya sekitar 20 – 30 ribu per pak kecil.
      Tempatnya memang dingin banget, gak perlu AC kalau di sana. Lebih dingin dari Puncak sih kalau menurutku.

  2. yang mau makan stroberi gratis, datang aja kekebun aq yooo di desa segamit (SDU). soalnye lgi kebanjiran stroberinya. gratis khusus buat cewek2 sje… hhhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s