#277 saya menonton pocong minta kawin

Kemarin pagi saya memutuskan untuk mencari buku kuliah yang sepertinya susah sekali dicari di Palembang sini. dan ternyata pencarian saya tidak membuahkan hasil *alah bahasanya*. sayapun memutuskan untuk belajar *cieee* di KFC IP. jadi jika kemarin pagi anda melihat seorang perempuan cute yang sedang tekun menyalin catatan dan membaca di sudut KFC IP. itu adalah saya! *eh*

Tapi belajarpun tak bertahan lama, efek kangen dan stress akibat banyak tugas sepertinya membuat saya kembali menginjakkan kaki ke 21 IP *lho*. Sayapun memutuskan untuk menonton film Indonesia kembali.

*terdengar suara dari kejauhan : Jadi, buat tugasnya kapan Ra?*
*mengabaikan suara itu*

Dan ketika saya melemparkan pertanyaan ke twitter dan facebook : “Pocong minta kawin atau keranda kuntilanak?”

Reaksi teman-teman saya hampir sama. semuanya protes tentang kebiasaan saya yang baru ini. Tapi saya kan butuh hiburan juga. Apakah saya salah kalau hiburan saya didapat dari mencela? Dan setelah menimbang dan menyimak, saya memutuskan untuk menonton film mbak Julia Perez karena mengingat perseteruannya dengan Dewi Persik, saya rasa adil kalau saya hari ini menonton film Julia Perez setelah film Dewi Persik minggu lalu. Kalau minggu lalu saya mencela Dewi Persik dengan puas, apakah minggu ini saya akan mendapatkan kepuasan yang sama?

Sejujurnya, ada perasaan malu tiada terkira ketika membeli tiket film ini. rasanya lebih malu daripada ketika dulu saya mendapatkan tugas untuk membeli kondom di apotik. errr… itu cerita lain.

mbak 21 : mau nonton film apa mbak?
saya : errr…. studio 2 *dengan suara sepelan mungkin*
mbak 21 : oooh…. pocong minta kawin

Jyahh… dijelasin… untung tidak ada yang mengantri di belakang saya.

Sambil menunggu pintu studio dibuka, saya mengerjakan tugas kuliah saya sambil duduk bersila di lantai *ira anak yang rajin*. dan ketika diumumkan kalah pintu studio dibuka, saya adalah orang pertama yang masuk ke dalam studio *bangga*

*bersambung*

PS: karena panjang banget, tulisan ini saya bagi menjadi dua bagian : alasan kenapa saya menonton dan review filmnya sendiri

8 thoughts on “#277 saya menonton pocong minta kawin

  1. jiaahhhh,,,, dipotong jadi 2 bagian… padahal mw liat tipe2 penonton di studio 2… ayo buruan buat mbak…..

    *ternyata mbak ira punya hasrat yg dak tertahankan. makanya cepetan nikah :P*

    *kabur ah sebelum dipentung :)*

  2. Saya ingat … Saya Ingat …
    ini pasti dalam rangka penyusunan Thesis yang berjudul …
    “Perubahan Sosial akibat film “Pocong Minta Kawin” di Indonesia”

    Ya kaaaannn ???

    salam saya

  3. Esumpeh saya udah lama gak mbaca postingan di blog sampe sepenasaran dan seseksama ini. Mana ada cliffhanger segala. Jiaaaaahhh… X( Tegategatega. Ah, pokoknya ditunggu sambungannya!! XD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s