
the light at Dewi Kwan Im Temple
Gong Xi Fat Cai!!!

the light at Dewi Kwan Im Temple
Gong Xi Fat Cai!!!
Sesuai dengan harapan, akhirnya kami pun mendapatkan tiket penutupan SEA Games. Karena baru tahu jam 2 siang, akhirnya saya bersama teman-teman wongkito yang lain terbirit-birit menuju ke Jakabaring untuk mengambil tiket sekalian masuk. tujuannya sih untuk memastikan untuk mendapatkan tempat duduk dan goodie bag, mengingat pengalaman pada saat pembukaan di mana saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri oknum volunteer yang malah ngembat goodie bag yang diperuntukkan bagi tamu. Continue reading
Beberapa hari yang lalu saya akhirnya bisa melongok juga ke dalam wisma atlet ini. tentu saja saya senang mengingat sebenarnya saya tidak punya ID Card untuk dapat dengan leluasa masuk ke sini. karena saya kebetulan menemani keluarga atlet dari Filipina lah akhirnya saya bisa masuk ke sini. Continue reading
Sebetulnya sih saya ingin menghadiri pembukaan SEA Games ini, tetapi mengingat harga tiketnya yang menurut saya mahal mending beli buku kuliah daripada beli tiket pembukaan yang harganya sekitar 500 rebu itu saya mengurungkan niat saya untuk menghadiri acara ini. kecuali gratis #sikap *eh* Continue reading

satu hari lagi
Dari jam lima pagi, saya dan beberapa anak-anak wongkito lainnya sudah bersiap-siap untuk menyambut kedatangan Obor SEA Games yang berasal dari Mrapen dan sudah dibawa berkeliling Indonesia. Dan ternyata kapal Tunas Wisesa 03 yang membawa obor baru tiba jam 7 pagi. Meskipun demikian, kami tetap menanti dengan sabar #eaaa. Saya sedang malas menulis panjang lebar. jadi saya akan membuatnya menjadi pictorial saja.
Saya adalah salah satu pengguna setia transmusi. jadi kalau ke mana-mana saya lebih memilih menggunakan transmusi daripada angkutan umum lainnya. Memang sih efeknya saya jadi lebih manja.kapan itu, AC di transmusinya mati, saya yang ribut ke kondektur dan sopirnya. akibatnya si transmusi itu diistirahatkan sampai ACnya bener 😆 Continue reading
Hari sabtu, tak ada yang bisa dilakukan karena my betterhalf sibuk dengan pekerjaannya dan teman-teman saya juga sedang liburan keluar kota. Jadi yang saya lakukan adalah bersepeda dan naik transmusi menuju jembatan ampera. kamera saya sudah balik dan sehat walafiat. sudah tak ada lagi bintik hitam yang mengganggu seperti di sini. Jadilah saya mengambil foto-foto jembatan ampera di sore hari. dan inilah beberapa hasilnya. Continue reading
Since my better half was busy with his job, I spend my saturday alone *malang amat nasibmu nak…*. I have to admit that I always use the “Auto setting” on my camrera and what kak Jhony told us when he taught us about how to use pocket camera really slapped me in my face *plak*. He told us that…