Negeri lima menara

Film ini adalah salah satu film yang saya tunggu pemutarannya karena saya amat menyukai bukunya.
Jadi alif fikri adalah seorang anak yang berasal dari maninjau dan bercita-cita ingin seperti Habibie layaknya anak-anak di masa itu. Alif sudah berencana untuk sekolah di jurusan IPA dan masuk ITB agar menjadi seperti Habibie. Tapi ternyata ibunya lebih ingin dia masuk pesantren dan belajar agama karena menurut amak selama ini hanya anak yang bandel dan nakal yang dikirim ke pesantren. Jadi apa yang bisa diharapkan dari anak-anak semacam ini? Tak mungkin mereka akan menjadi pemimpin agama yang baik. Alif ingin jadi Habibie sementara amak ingin Alif jadi HAMKA.
Meskipun dengan berat hati akhirnya Alif berangkat juga ke pondok madani di gontor ponorogo untuk belajar agama. Film ini selanjutnya menceritakan pengalaman Alif dan kelima temannya selama belajar di sana.
Sebelum menonton film ini, ekpektasi saya yang tinggi sedikit menurun ketika diberitahu seorang teman yang sudah menonton film ini terlebih dahulu kalau filmnya agak boring.
Mungkin ini masalah yang terjadi pada film yang berasal dari adaptasi dari novel. Seringkali penulis skenario berusaha untuk memasukkan semua aspek yang tertulis pada buku. Tapi hal ini tidak terjadi pada fillm ini. Penulis skenario memilih untuk memasukkan bagian yang dianggap penting saja sehingga IMHO, jalan ceritanya jadi agak datar. Tetapi kalau menurut saya tidak terlalu membosankan juga. Dan akting keenam sahibul menara ini juga tidak terlalu jelek untuk pemain pendatang baru. Selain ini pemandangan alam di film ini juga luar biasa indah termasuk di daerah Maninjau dan di Ponorogo.
Dan jangan lupa penampakan para pemain pria yang menurut teman saya menampakkan muka-muka romadhon *uhuk*. Yayaya.. Sayapun terpesona melihat betapa santunnya donny alamsyah, mario irwinsyah dan Ikang Fawzi.
Satu hal yang menarik lainnya adalah kemunculan penulis buku Negeri Lima Menara Ahmad Fuadi sebagai cameo di film ini. Cari saja sendiri ya.
Jadi meskipun memang alurnya agak lambat film ini cukup menarik untuk ditonton kok terutama bagi yang ingin tahu kehidupan pesantren itu seperti apa. Dan percaya atau tidak, saya jadi ingin kalau misalnya punya anak laki-laki bakal dikirim ke gontor sana deh. Amin ya Allah *eh*

5 thoughts on “Negeri lima menara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.