Hong Kong Trip: Day 3 – Hong Kong

Tsim Sha Tsui di pagi hari

Tsim Sha Tsui di pagi hari

Setelah sekian lama hiatus karena banyak pekerjaan lain yang dicari-cari, hari ini saya akan melanjutkan lagi cerita perjalanan saya bulan Februari yang lalu itu. gambarnya masih banyak lho yaa…

Setelah makan pagi dengan sisa menu dari KFC semalam, pagi-pagi jam delapan saya dan Arie sudah bersiap-siap untuk menuju Ngong Ping. Kenapa pagi-pagi sekali karena kami ingin mencari cara semurah mungkin untuk sampai di sana. Berdasarkan petunjuk dari google map, bus yang langsung menuju ke giant buddha adalah bus 1R, yang kami tunggu sampai lumutan ternyata tak datang-datang jua. *nangis di pangkuan Adam Levine*

Kowloon Mosque, deket banget dengan hostel

Kowloon Mosque, deket banget dengan hostel

Setelah lama menunggu, kami baru sadar kalau ternyata bus 1R itu hanya beroperasi pada hari minggu saja. jadi, apa boleh buat, kami berpindah ke mtr untuk menuju ke ngong ping. setelah berhenti di stasiun Tung Chung, kami melihat penampakan citygate outlet mall yang kesohor itu. karena selain ke sini kami juga ingin ke disneyland kami langsung menuju ke atas.

sesungguhnya ada cara lain selain naik cable car yang mahal itu. ya kalau untuk sesekali seperti para turis bolehlah. kami sebenarnya bingung antara naik cable car atau naik bus saja. tapi karena ragu-ragu akhirnya diarahkan untuk naik cable car. dan ternyata, beli tiket cable car di situ jauh lebih mahal daripada beli di golden crown. *menangisi duit HKD yang melayang*. sebagai informasi aja sih, dari tung chung sini bisa naik bus No 23 buat ke giant buddha. jauh lebih murah. Tapi buat pengalaman naik cable car ya bolehlah.

Melihat perkiraan suhu Hong Kong di akhir Februari yang sekitar 14 – 18 derajat celcius saya cuma berbekal jaket uniqlo yang saya beli pas saya ke singapore bulan sebelumnya. padahal sebelumnya saya sempat nemenin si pacar buat beli longjohn dan coat buat persiapan menghadapi suhu 4 derajat di Jepang sana. Saya dengan jumawa berpikir kalau paling-paling suhu di Hong Kong bakal sama seperti suhu di Puncak sana. ternyata saya salah saudara-saudara.

Ngong Ping 360

Ngong Ping 360

Dinginnya suhu di Hong Kong mulai terasa menyiksa ketika saya keluyuran di Avenue of The Stars. dan saya pikir memakai masker saja sudah cukup. Pagi-pagi di atas cable car barulah terasa dinginnya suhu Hong Kong yang menyiksa badan. Arie mah nyantai-nyantai aja karena dia pake coat dan syal. sementara saya cuma mengandalkan jaket uniqlo dan masker. empat belas derajat apanya… Giant Buddha itu letaknya di puncak gunung yang saya curiga jangan-jangan suhunya kurang dari sepuluh derajat celcius. Saya susah buat bernafas dan dada pun terasa sesak. dan dibandingkan dengan cable car di singapore, cable car di sini luar biasa panjangnyaa… melintasi laut, gunung, lembah, gunung lagi, lembah lagi dan barulah akhirnya sampai ke Giant Buddha. percaya atau tidak, itulah perjalanan yang paling menyiksa buat saya. setelah jalan-jalan, saya nemu toko souvenir kecil yang jual syal dengan harga murah. Saya membeli syal itu dan langsung dipakai. ternyata memang syal adalah benda wajib dibawa kalau pergi ke hong kong di musim dingin. jadi, jangan heran kalau foto-foto saya di Hong Kong cuma pake jaket dan syal yang itu-itu juga. Yang penting tidak kedinginan.

Pemandangan di sekitar Ngong Ping Village

Pemandangan di sekitar Ngong Ping Village

IMG_7670_resize

Giant Buddha kelihatan dari jauh

Ngong Ping village

Ngong Ping village

semoga nanti bisa pergi ke tempat yang lain ini...

semoga nanti bisa pergi ke tempat yang lain ini…

pagi-pagi masih sepi. dan kabut masih kelihatan kan..

pagi-pagi masih sepi. dan kabut masih kelihatan kan..

kostum andalan semasa di sana...

kostum andalan semasa di sana…

Hello giant Buddha...

Hello giant Buddha…

pagi dan masih sepi banget

pagi dan masih sepi banget

Karena masih pagi, Giant Buddha masih sepi dan kami bisa berfoto-foto dengan leluasa. Walaupun perjalanan ke atasnya cukup melelahkan tapi pemandangan di atas sana memang luar biasa. setelah foto-foto di atas kami berkeliling lagi di sekitar ngong ping village. banyak atraksi lain sih, tapi kami memilih untuk pergi ke wisdom path. lagi-lagi jalannya jauh banget dan masih sepi pula. untungnya karena sepi jadi leluasa untuk foto-foto di sana.

wisdom path

wisdom path

pemandangan dari wisdom path

pemandangan dari wisdom path

Begitu selesai dari sana dan sampai di pelataran utama, orang-orang mulai rame banget. Entah turis dari mana-mana. walaupun dari tiket juga dapet gratis nonton walking with Buddha dan monkey’s tale theater kami langsung cabut ke citygate outlet buat makan siang sekalian lihat barang-barang bermerk yang katanya jadinya murah banget. Pas turun pake cable car ini ada insiden cable carnya berhenti di tengah jalan. sementara saya cemas banget, Arie malah sibuk foto-foto di cable car *toyor Arie*. Meskipun dalam waktu yang tidak terlalu lama akhirnya cable carnya jalan lagi.

tambah siang, ngong ping village jadi tambah rame

tambah siang, ngong ping village jadi tambah rame

Ini nih yang heboh foto-foto sendiri di cable car

Ini nih yang heboh foto-foto sendiri di cable car

Untuk makan siang di citygate outlet kami memilih untuk makan di food republic yang konsepnya mirip seperti pujasera. setelah kenyang makan siang kami langsung keliling-keliling buat lihat barang-barang bermerk di situ. Oh well, ternyata tetap masih terlalu mahal buat ukuran saya.

nasi hainan di food republic

nasi hainan di food republic

Kami langsung lanjut ke Disneyland. Di Disneyland ini badan saya mulai terasa tak enak. Efek terkena cuaca dingin tadi pagi membuat saya terkena flu berat. baru mencoba dua atraksi saya sudah tidak tahan lagi. Akhirnya saya balik duluan ke hostel membiarkan Arie bersenang-senang balik jadi anak kecil di Disneyland. Tapi sebelumnya saya sempat beli beberapa souvenir dari disneyland buat oleh-oleh. Harganya mahal ya.. Saya tidak beli apa-apa buat diri saya sendiri. Hanya membeli Tshirt buat si pacar seharga 180HKD, magnet kulkas seharga 45HKD dan tiga boneka buat keponakan saya seharga 125HKD. *langsung bangkrut*. Tapi kalau kelebihan duit, bolehlah memborong di sini.

pegangan di kereta menuju disneyland

pegangan di kereta menuju disneyland

keretanya penuh dengan anak-anak...

keretanya penuh dengan anak-anak…

My first Disneyland!!

My first Disneyland!!

Istana siapa ini ya..

Istana siapa ini ya..

Apaa? 50 dollar?? *gak jadi beli*

Apaa? 50 dollar?? *gak jadi beli*

Tomorrowland

Tomorrowland

Obat yang diberikan dokter di palembang ternyata tidak manjur. Akhirnya saya mampir ke toko obat di dekat hostel untuk membeli obat batuk. Dikasih obat batuk herbal yang ternyata lumayan manjur walaupun harganya mahal. *ini kok jadi mahal semua gini*. Balik ke hotel langsung tidur sampai sore. ternyata jam enam sore Arie juga sudah pulang dari Disneyland. Malam minggu yang syuramm karena jauh dari pacar ini kami habiskan di Times Square yang katanya mirip dengan Times Square di New York. Ternyata biasa saja, just another shopping center in Hong Kong. Tapi ke sana dilakukan dengan naik ferry dariTsim Sha Tsui ke Wan Chai. Malam ini diakhiri dengan makan nasi bebek di dekat hostel.

Times Square ituu

Times Square ituu

Nonton yang konser di pelataran mall. suaranya ok juga

Nonton yang konser di pelataran mall. suaranya ok juga

Nasi bebek

Nasi bebek

Pengeluaran hari ini:
cable car 183HKD
syal 30HKD
makan siang di food republic 49HKD
obat batuk 62HKD
Makan malam 38HKD

* di luar pembelian souvenir di Disneyland

16 thoughts on “Hong Kong Trip: Day 3 – Hong Kong

  1. Cable Car Ngong Ping ?

    aaaarrrghhh itu tinggi banget … ampun …
    Kalo satu cable car dengan ABG alay … mati gaya kita …
    mereka gerak-gerak mulu …
    Hahaha

    salam saya Tik

    • Kalau mau barang premium di mall-mall besar di hongkong banyak dijual kok. Tapi kalau mau barang premium dengan harga diskon, banyak dijual di mall Citygate di Tung Chung. Bedanya, barang di sini biasanya barang-barang last season.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s