Steak Hotel by Holycow Palembang [Closed]

Holycow Radal sudah beberapa bulan buka di Palembang, tapi saya baru berkunjung ke sana seminggu yang lalu. Alasan utamanya karena lokasi Holycow ini jauh dari tempat saya biasa beredar. Ada sih Transmusi, tapi ya tetap aja jauh. Alasan lainnya, bokek cyiin.. *kismin*

Anyhoo, le BF sudah beberapa bulan ini janji mau ngajakin makan di sana tapi gak jadi-jadi terus. Giliran saya pengen, dia sudah kenyang. Giliran dia yang pengen, saya yang sudah makan duluan. Gitu aja terus bolak-balik. Nah, akhirnya kami sama-sama kelaparan pas hari minggu sore itu. Jadilah kami memutuskan makan sore menjelang malam di Holycow.

Holycow Radal terletak di Social Market Place atau SoMa yang terletak di jalan Veteran. Tepatnya di dekat simpang empat Rajawali. Tempatnya masih sepi, tapi nampaknya bakal ada banyak cafe dan tempat nongkrong di sini. Gosipnya bakal dibangun juga bioskop di tempat ini.

Kami sampai di sana sekitar jam 17.30. Tidak terlalu ramai tetapi ada saja pelanggan yang datang setiap beberapa menit. Restoran ini terdiri dari 2 lantai dan kami memilih untuk duduk di lantai 1 saja.

Lantai 1nya.

Lantai 1nya.

Saya memilih wagyu rib eye sementara le BF lebih memilih holysteak. Tidak menunggu terlalu lama, pesanan saya datang terlebih dahulu karena saya memilih medium rare sementara le BF lebih suka well done.

wagyu rib eye.

wagyu rib eye.

Sejujurnya, sebelum nyobain di sini saya sudah beberapa kali makan di Steak Holycow yang terletak di jalan Sabang. Dan memang untuk rasanya, saya lebih memilih Holycow yang satunya. Di Palembang sini, steaknya lumayan enak. Saus jamurnya yang selalu dirindukan itu juga enak walaupun kurang asin. Bayamnya sempurna. Jadi, kalau rindu saus jamur tak perlu jauh-jauh ke Jakarta. Cukup naik transmusi jurusan Palembang Square – Pusri.

Holysteak

Holy steak

Nah le BF juga tidak terlalu suka pas makan di jalan Sabang, menurutnya steaknya alot. Tapi waktu makan di sini dia suka banget. Matangnya pas. holy steak bukanlah wagyu beef tetapi australian beef dengan berat 400gr. Yep, hampir setengah kilo. Dan kejadian, dia gak habis dan siapa lagi yang akhirnya menghabiskan kalau bukan saya. Yang saya rasakan, meskipun well done tetapi dagingnya tidak kering dan tidak alot.

Minumnya saya memilih ice green tea sementara le BF memilih teh tarik. Sayangnya sepertinya tidak ada refill di sini. Untung gelasnya besar jadi cukuplah untuk minum.

Steak di sini rasanya lumayan enak. Dan mereka juga masih memberikan steak gratis kalau kita berulang tahun. Saya tentu akan balik lagi ke sini kalo sedang ingin makan steak.

Holy steak: Rp. 148,000.-
Wagyu Rib eye: Rp. 169,000.-
Es teh tarik & ice green tea: @ Rp. 15,000.-

Holycow Steak Hotel by Holycow
#TKP Palembang
SoMa
Jl. Veteran No. 999
Palembang

 

8 thoughts on “Steak Hotel by Holycow Palembang [Closed]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s